SMKN 2 Ternate Dukung Program Pemprov Malut Majukan Pendidikan Kejuruan

TERNATE, HN – Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Peningkatan mutu pendidikan, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK), menjadi salah satu program prioritas Pemprov Malut.

Tidak hanya sekolah menengah umum, sekolah kejuruan mendapat perhatian khusus karena dinilai mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan siap memasuki dunia kerja. Program ini diarahkan untuk mencetak lulusan SMK yang kompeten dan memiliki daya saing.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh SMK Negeri 2 Ternate. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ade Nyong B. Ali, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Pemprov Malut dalam memajukan pendidikan kejuruan.
“Program peningkatan keterampilan bagi siswa SMK ini sangat kami nantikan. Kami merasa bangga dan tentu mendukung penuh kebijakan Pemprov Malut. Dampaknya sangat positif, karena pihak sekolah akan semakin optimal dalam memanfaatkan proses belajar mengajar untuk menemukan dan membina bibit unggulan,” ujar Ade Nyong saat ditemui, Kamis (05/02).

Ia menambahkan, dengan penguatan keterampilan yang sesuai jurusan, lulusan SMK diharapkan dapat diterima bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki setelah menyelesaikan pendidikan.

Saat ini, SMK Negeri 2 Ternate memiliki sebanyak 986 peserta didik yang tersebar di 11 jurusan, di antaranya Teknik Komputer dan Jaringan, Otomotif, Teknik Sepeda Motor (TSM), Pengelasan, Teknik Mesin, Teknik Perkayuan, Teknik Instalasi Listrik, Teknik Informatika, serta beberapa jurusan lainnya.
SMKN 2 Ternate juga telah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada di bawah koordinasi kehumasan sekolah. BKK ini berfungsi untuk memfasilitasi dan menyalurkan para alumni ke dunia kerja sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Saat ini, pihak sekolah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra dan sponsor sebagai dukungan penyaluran bakat dan minat alumni maupun calon alumni.

Ade Nyong berharap, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, program peningkatan mutu pendidikan kejuruan dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang lebih intens dengan pihak sekolah, khususnya dalam pengelolaan dan pembinaan peserta didik sesuai kompetensi keahlian masing-masing jurusan.
(yUn)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *