Kebakaran Hutan Moya Merembet ke Taman Love, Lima Pelajar Dievakuasi Tim Gabungan

TERNATE, HN — Kebakaran melanda kawasan hutan di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Kebakaran mulai terjadi pada Jumat (2/10) sekitar pukul 14.00 WIT dan masih dalam penanganan hingga Sabtu (3/10) sore.

Kobaran api di kawasan hutan merembet hingga ke kawasan Taman Love. Sejumlah tanaman perkebunan milik warga, termasuk cengkeh dan pala, turut terbakar akibat kobaran api.

Tim SAR gabungan bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api semakin meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ternate, Toni S. Ponto, bersama personel BPBD turut berada di lokasi memantau dan membantu proses penanganan kebakaran.

Personel Koramil Kota Ternate dan Bhabinkamtibmas juga turun langsung membantu memadamkan api. Dengan kondisi medan yang berada di kawasan hutan dan sulit dijangkau, petugas bersama warga melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Dalam proses penanganan, situasi sempat mengkhawatirkan setelah lima pelajar yang masih duduk di bangku SMA diketahui masih berada di kawasan Taman Love ketika kebakaran terjadi.

Tim SAR gabungan bersama personel BPBD dan unsur lainnya kemudian bergerak melakukan evakuasi. Petugas menuju kawasan Taman Love dan mengawal kelima pelajar hingga berhasil dibawa turun ke lokasi yang lebih aman.

Sementara itu, Lurah Moya bersama warga turun langsung membantu proses pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi. Ketua Pemuda Moya, Aldi, bersama Wakil Ketua Pemuda Moya, Asmul Syukur, turut membantu kebutuhan personel dan masyarakat di lapangan, termasuk menyiapkan makanan.

Tim SAR gabungan membawa logistik berupa makanan dan air minum untuk mendukung kebutuhan personel serta masyarakat selama proses penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ternate, Toni S. Ponto, mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan maupun perkebunan.

Ia meminta warga dan wisatawan tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan ketika berada di kawasan kebun.

“Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan jangan melakukan pembakaran sembarangan saat pergi ke kebun,” imbau Toni.

Hingga Sabtu (3/10), tim gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi untuk mengendalikan titik api serta mencegah kobaran kembali meluas ke kawasan Taman Love maupun lahan perkebunan masyarakat. (DAR)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *