Gelar Sosialisasi Konsensus Berbangsa dan Bernegara di Halsel, Ini Harapan Rusihan Jafar

HalmaheraNews – Dalam upaya memupuk semangat nasionalisme di kalangan siswa, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Rusihan Jafar, menggelar sesi sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan di SMA Negeri 7 Halmahera Selatan pada hari Selasa, tanggal 22 Agustus.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan siswa dan guru SMA tersebut. Dalam sosialisasi ini, empat pilar kebangsaan yang menjadi fokus adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Rusihan Jafar menjelaskan bahwa pendekatan dalam sosialisasi kali ini diarahkan kepada para siswa dengan tujuan menanamkan rasa nasionalisme yang kuat terhadap bangsa dan negara. Dia percaya bahwa melalui pemahaman dan semangat nasionalisme, generasi muda akan terdorong untuk menjaga cita-cita dan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

“Dalam semangat nasionalisme ini, siswa-siswa menjadi tulang punggung kemajuan Republik ini. Saya berharap sosialisasi ini dapat membentuk prinsip dan pandangan yang kuat pada diri para siswa,” ungkap Rusihan.

Selain itu, kegiatan ini memiliki arti khusus karena dilaksanakan pada bulan Agustus, yang mana merupakan bulan di mana Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-78. Ini adalah saat yang tepat untuk memperkokoh makna persatuan dan nasionalisme.

Lebih lanjut, Rusihan menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi dasar bangsa Indonesia telah merumuskan pedoman hidup berbangsa dan bernegara. UUD 1945, sebagai hukum dasar negara, merupakan landasan konstitusi tertinggi yang mengatur sistem pemerintahan. NKRI adalah bentuk negara Indonesia yang telah mencapai kesepakatan akhir, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi simbol dari keragaman budaya, suku, agama, dan bahasa dalam persatuan.

Acara ini melibatkan tiga narasumber, yaitu Rusihan Jafar sendiri, DR. Jusan Yusup M.Pd yang mewakili akademisi dari Universitas Khairun Ternate, serta Alaudin Hi. Sabtu selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Halmahera Selatan. Dengan adanya sesi sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswa akan semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perkembangan mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan cinta tanah air. (red)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *