Temuan Belatung dalam Makan Gratis Bergizi, Pemprov Malut Akan Evaluasi SPPG

Sekretaris Daerah Malut, Samaudin Abdul Kadir

TERNATE, HN – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menanggapi serius kasus penemuan belatung dalam program Makan Gratis Bergizi (MBG) yang terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) I Kota Ternate beberapa waktu lalu. Insiden ini mendorong rencana evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia utama konsumsi dalam program MBG.

Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait temuan tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pusat terkait seluruh permasalahan MBG, khususnya di Maluku Utara. Saya sangat prihatin, dan pastinya SPPG akan dievaluasi secara menyeluruh,” kata Samsuddin saat dihubungi Halmaheranews.com, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, SPPG merupakan garda terdepan dalam program MBG karena memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi peserta didik.

“Ini yang perlu dievaluasi. Bahkan, akan ada sanksi tegas karena kami sudah komunikasi dengan pusat,” lanjutnya.

Senada dengan Sekda, Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif, juga menyuarakan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia menilai kasus ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak sekolah.

“Ini bukan pertama kali. Sebelumnya siswa SMKN 5 juga dilaporkan keracunan setelah mengonsumsi MBG. Pemerintah harus segera ambil langkah tegas,” kata Nurlaela atau yang akrab disapa Nela.

Ia mendorong agar seluruh unit SPPG di Maluku Utara segera dievaluasi secara menyeluruh, untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Harus ada langkah preventif dan evaluasi menyeluruh. Kita bicara soal anak-anak SD dan siswa lainnya, jangan sampai kualitas makanannya mengancam kesehatan mereka,” ujarnya. (yUn)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *