TERNATE, HN — Musyawarah Daerah (Musda) VI BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara yang digelar Selasa (02/12) berakhir dengan lahirnya dua klaim kemenangan dari dua kubu berbeda.
Pada satu sisi, Rio Christian Pawane menyatakan dirinya terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI Malut setelah memperoleh dukungan dari lima Badan Pengurus Cabang (BPC): Kota Ternate, Pulau Morotai, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, dan Halmahera Utara.
Di sisi lain, Firdaus Amir yang menggelar Musda tandingan pada hari dan tanggal yang sama, juga mengklaim keluar sebagai ketua umum terpilih periode 2025–2028. Firdaus yang merupakan pengusaha muda asal Weda, Halmahera Tengah, itu menyebut proses pemilihan yang digelarnya telah sesuai dengan amanat organisasi HIPMI.

Firdaus mengantongi 25 suara dari dukungan lima BPC: Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Pulau Taliabu, dan Halmahera Barat.
Menanggapi dinamika tersebut, Firdaus menilai perbedaan dalam forum Musda adalah hal wajar dalam organisasi. Ia menegaskan bahwa proses yang mengantarkannya sebagai ketua umum telah mengikuti mekanisme yang berlaku.
“Terpilihnya saya sudah sesuai mekanisme organisasi. Persoalan klaim kemenangan ini kita serahkan kepada BPP HIPMI. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan pengurus yang telah memberikan dukungan,” ujarnya.
Firdaus juga menegaskan komitmennya untuk membawa HIPMI Maluku Utara menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Ini momentum sejarah bagi HIPMI. Ke depan, kita akan berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar program HIPMI sejalan dengan agenda pembangunan daerah,” tambahnya.
Ia menyebut, prioritas lain yang akan ia dorong adalah perluasan jejaring dan peningkatan daya saing pengusaha muda Maluku Utara agar mampu berkompetisi di tingkat nasional. (tim/y)





