Kemenag dan BNN Malut Sepakat Perkuat Benteng Pendidikan Islam dari Bahaya Narkoba

TERNATE, HN — Dalam momentum Apel Hari Santri Nasional 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara. Kedua lembaga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pendidikan Islam, Selasa (22/10/2025).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Malut, Drs. H. Amar Manaf, M.Si, dan Plt. Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Taryono Raharja, SH., S.IK., MH., dengan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, yang bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Santri.

Dalam sambutannya, H. Amar Manaf menegaskan pentingnya sinergi ini sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan moral dan spiritual generasi muda.

“Pesantren dan madrasah adalah benteng peradaban. Jika santri dan pelajar madrasah memahami bahaya narkoba sejak dini, kita akan memiliki generasi yang tangguh dan berakhlak,” ujarnya.

Kerja sama Kemenag dan BNN ini meliputi lima bidang utama, yakni:
1. Koordinasi kebijakan dan program P4GN;
2. Integrasi literasi P4GN dalam kurikulum pendidikan Islam;
3. Pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan;
4. Pertukaran data dan informasi;
5. Pengembangan program edukatif berbasis kebutuhan pesantren dan madrasah.

Melalui MoU tersebut, kedua instansi akan menggelar serangkaian program kolaboratif, antara lain penyuluhan bahaya narkoba di madrasah dan pesantren, pelatihan bagi guru serta pembina santri sebagai agen anti-narkoba, hingga pembentukan Satgas Madrasah Bersih Narkoba di seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Plt. Kepala BNN Malut, Taryono Raharja, menyambut baik kerja sama ini. “Ini momentum penting untuk melahirkan santri yang sehat, cerdas, dan berintegritas. Sinergi dengan Kemenag akan memperluas edukasi pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan Islam,” ujarnya.

Kesepakatan ini menjadi tonggak baru bagi Kemenag dan BNN Malut dalam membangun dunia pendidikan yang bersih dari narkoba serta memperkuat karakter generasi muda berbasis nilai keagamaan. “Santri sehat, madrasah kuat, Indonesia bermartabat,” tutup H. Amar Manaf. (rd)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *