SOFIFI, HN – Dalam upaya mendukung program strategis Presiden RI dalam pemenuhan gizi nasional, Kepolisian Republik Indonesia secara serentak meresmikan 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Peresmian ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara daring dari Korbrimob Polri, Kamis (17/7).
Di Maluku Utara, kegiatan peresmian dipusatkan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Malut, Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan. Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Malut, Ny. Sari Waris Agono, hadir langsung dalam seremoni tersebut bersama sejumlah pejabat utama Polda dan unsur Forkopimda Tidore.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan pentingnya program ini sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional, khususnya dalam upaya peningkatan ketahanan gizi di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kolaborasi lintas sektor agar distribusi berjalan efektif.
“Saya apresiasi kerja keras jajaran Polda di seluruh daerah. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasikan dengan Satgas MBG Pusat,” ujar Kapolri.
Sebagai simbol dimulainya operasional SPPG di Maluku Utara, Kapolda Irjen Pol. Waris Agono secara simbolis memotong pita di lokasi kegiatan. Ia menjelaskan bahwa SPPG Polda Malut akan mendistribusikan sebanyak 2.918 porsi makanan bergizi ke 22 sekolah di Kota Tidore Kepulauan, mencakup jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/MA.
Dalam kunjungan ke dapur SPPG, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari juga menyerahkan bantuan sembako kepada 47 relawan yang selama ini terlibat aktif dalam program ini. Bantuan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung ketahanan gizi anak-anak sekolah.
“Program ini tidak hanya ditujukan bagi keluarga besar Polri, tetapi juga menyasar langsung masyarakat luas, khususnya anak-anak sekolah yang menjadi generasi penerus bangsa,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif Polri dalam program pemenuhan gizi ini merupakan wujud nyata kemitraan strategis antara institusi kepolisian dan pemerintah pusat dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan tangguh.





