TIKEP, HN – Polemik seputar rencana pemekaran wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi kembali memantik kontroversi di tengah masyarakat Maluku Utara. Aksi demonstrasi oleh kelompok pemuda yang mengatasnamakan diri Pejuang Rakyat Malut pada awal pekan lalu memperkeruh suasana. Ratusan ASN Kota Tidore Kepulauan pun secara tegas menyuarakan penolakan terhadap pembentukan DOB tersebut.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, turut menyatakan penolakannya secara terbuka. Bersama Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, ia hadir dalam pertemuan resmi di Keraton Kesultanan Tidore pada Kamis (17/07) pagi. Dalam pertemuan itu, seluruh jajaran ASN Pemkot Tikep juga menyampaikan langsung sikap mereka kepada Sultan sebagai bentuk penegasan dukungan pada keutuhan wilayah administratif saat ini.
Namun, dukungan Muhammad Sinen terhadap penolakan DOB Sofifi ternyata menuai sorotan tajam. Sebab, publik kembali menggali pernyataan sang Wali Kota saat masa kampanye Pilkada 2024 lalu, di mana ia sempat menyatakan dukungan terhadap rencana pemekaran Sofifi menjadi daerah otonom baru.
Ketidakkonsistenan sikap inilah yang kemudian menjadi sorotan para netizen. Jejak digital yang beredar menunjukkan pernyataan yang bertolak belakang antara masa kampanye dan sikapnya saat ini. Tak sedikit yang menuding Muhammad Sinen bersikap “cuci tangan”, atau berupaya menghindari tanggung jawab dari sikapnya terdahulu.
“Waktu butuh suara, dukung DOB. Sekarang sudah menjabat, malah tolak. Ini contoh nyata pemimpin tidak konsisten,” tulis seorang warganet di media sosial.
Warganet lainnya menyebut bahwa sikap Muhammad Sinen menunjukkan tanda-tanda pragmatisme politik yang hanya mementingkan posisi kekuasaan tanpa memperhitungkan komitmen terhadap janji publik.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Wali Kota atas tudingan publik soal perubahan sikapnya. Namun, narasi ketidakjelasan arah dukungan terhadap DOB Sofifi dari elit-elit daerah diperkirakan akan terus bergulir dan menjadi topik panas di panggung politik Maluku Utara. (yUn)








