Dorong Budaya Literasi, Kemenag Malut Luncurkan GALATAMA di Ternate

TERNATE, HN – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan program Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) sebagai upaya strategis untuk membangun budaya literasi di lingkungan madrasah. Peluncuran ini berlangsung di MTs Negeri 1 Ternate, Rabu (15/5/2025), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

GALATAMA merupakan inisiatif yang digagas oleh H. Yamin Latief Tjokra sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Diklat Kepemimpinan. Program ini dirancang untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi peserta didik madrasah, khususnya dalam baca-tulis Al-Qur’an serta penguasaan bahasa asing, yaitu Arab dan Inggris.

“GALATAMA bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan jangka panjang untuk menumbuhkan generasi madrasah yang unggul dalam literasi keagamaan dan global,” ujar Yamin dalam sambutannya.

Menurut Yamin, literasi adalah fondasi penting dalam membangun peradaban. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran madrasah, mulai dari kepala madrasah hingga para guru, untuk bersama-sama menyukseskan gerakan ini.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, menyebut peluncuran GALATAMA sebagai langkah inovatif dalam memperkuat dasar pendidikan di madrasah.

“GALATAMA akan diterapkan sejak awal penerimaan siswa baru dan dievaluasi secara berkala. Harapannya, kemampuan literasi peserta didik, baik dalam Al-Qur’an maupun bahasa asing, akan meningkat secara signifikan,” kata Amar.

Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya gerakan tersebut. Selain itu, dilakukan pula penyerahan buku panduan GALATAMA kepada para kepala madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kepala Madrasah MAN 2 Halmahera Utara juga menyerahkan buku “Cakrawala Pendidikan”—hasil karya inovatif siswa madrasah tersebut—kepada Kakanwil Kemenag Malut.

Dengan peluncuran GALATAMA, Kemenag Maluku Utara berharap bisa menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan dan berdampak luas, khususnya dalam penguatan karakter dan kompetensi siswa madrasah di era global. (*)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *