HALSEL, JN — Kondisi jalan rusak parah di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, menuai keluhan warga. Ruas jalan di kawasan komplek tower yang menjadi salah satu akses menuju Kantor Camat Bacan Selatan itu hingga kini belum mendapat penanganan, meski kerusakannya telah berlangsung lama.
Pantauan di lapangan pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 09.32 WIT menunjukkan permukaan jalan dipenuhi lubang, kerikil lepas, serta aspal yang terkelupas. Kondisi ini berbanding terbalik dengan jalan utama berlapis hotmix di bagian luar kawasan yang relatif baik.
Warga menyebut kerusakan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna. Ibu Jaitun (37), warga setempat, mengatakan insiden pecah ban hingga kecelakaan kerap terjadi.
“Sudah banyak yang kena. Ini bukan sekadar rusak, tapi membahayakan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan dan diinisialkan sebagai SD (41). Ia mengaku pernah terjatuh saat melintasi jalan tersebut akibat kerikil yang membuat ban kendaraan kehilangan traksi.
“Kerikil itu yang bikin bahaya. Ban mudah sekali selip. Saya jatuh padahal tidak ngebut,” katanya.
Selain rawan kecelakaan, warga juga menyoroti kerikil yang kerap terpental saat kendaraan melintas, yang dinilai berisiko melukai pengendara lain maupun warga sekitar.
Ironisnya, ruas jalan ini memiliki fungsi strategis karena menjadi jalur penghubung menuju kantor camat serta kawasan permukiman dengan aktivitas perkantoran. Namun, hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan yang konkret.
Warga mengungkapkan, pada 2025 lalu petugas dari dinas terkait sempat melakukan pengukuran di lokasi. Namun, kegiatan tersebut tidak diikuti dengan realisasi perbaikan.
“Kami lihat mereka datang ukur jalan, tapi setelah itu tidak ada kelanjutan,” ujar warga lain yang juga meminta namanya tidak disebutkan.
Minimnya tindak lanjut ini memunculkan pertanyaan terkait komitmen pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur dasar, terutama pada akses yang memiliki peran penting bagi pelayanan publik.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata, seperti pengaspalan ulang atau pelapisan hotmix, guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Tanpa penanganan yang jelas, kondisi jalan tersebut dikhawatirkan tidak hanya terus membahayakan masyarakat, tetapi juga memperdalam ketidakpercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam merespons kebutuhan dasar warga. (*)




