Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

[halmaheranews-TIDORE-20/9/2011] Tournamen Voly Ball Gubernur CUP IV Tahun 2011 yang dipusatkan di Stadium Grecele Sport Kelurahan Tomalou, Kecamatan Tidore Selatan, Jum’at (16/9) malam lalu, resmi dihelat.
Torunamen yang diikuit 12 tim putera dan enam tim puteri tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Lc, dihadiri Walikota Tidore Drs. H. Achmad Mahifa dan unsur muspida provinsi Maluku Utara dan Kota Tidore Kepulauan.
Wagub KH. Abdul Gani Kasuba di sela-sela pembukan menegaskan bahwa cabang olahraga bola volly di Maluku Utara sampai saat ini belum berkembang dan belum mampu menorehkan prestasi terbaiik seperti daerah lain, hal ini diesbabkan berbagai faktor, di antaranya kurangnya penyelengggaraan kompetisi, minimnya agenda latihan serta belum adanya pelatih profesional sehingga mempengaruhi kemajuan cabang olahraga bola voli.
“Kita tidak boleh larut dengan kondisi saat ini. Kita perlu melakukan terobosan yang benar-benar bisa menciptakan dan mampu memajukan prestasi olahraga bola voli. Sesungguhnya di Maluku Utara ini memiliki banyak atlit bola voli yang berbakat. Yang penting saat ini adalah bagaimana strategi yang diambil oleh Pengda PBVSI untuk merekrut pemain,” terang KH. Abdul Gani Kasuba.
Wagub juga mengharapkan kepada semua pihak agar menjadikan tournament Volly Ball Gubernur CUP yang digelar generasi muda Kelurahan Tomalou tersebut sebagai salah satu agenda rutin yang memacu semangat generasi mudah di Maluku Utara untuk berprestasi di cabang olahraga bola voli.
Sementara itu di tempat yang sama, Walikota Drs. Achmad Mahifa, mengatakan selain sepakbola, bola voly merupakan cabang olahraga yang paling banyak digemari oleh masyarakat luas. Hal ini dapat dilihat dalam setiap event bola voly selalu mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat tanpa membeda-bedakan usia, agama, suku, etnis atau perbedaan latar belakang lainnya. Ini berarti bahwa kejuaraan bola voly, selain menjadi ajang mengukir prestasi bagi atlit pada klub masing-masing, juga sebagai media pemersatu bagi semua kalangan.
“Marilah kita menjadi tuan rumah yang baik, sambut dan jamulah tamu dan saudara kita dari luar Tidore dan Maluku Utara, termasuk tim dari Raja Ampat, sebagai bagian dari keluarga kita sendiri,” ajak Mahifa.
Ketua Panitia Ali Abdul Rajak, melaporkan dari 12 tim putera dan 6 tim puteri se Propinisi Maluku Utara yanag berlaga dalam tournamen tersebut, juga ikut ambil bagian satu wakil dari Propinsi Papua Barat yaitu tim bola voly Pemda Raja Ampat. Dikatakan tujuan tournamen ini antara lain membina dan meningkatkan bakat dan kreatifitas pemuda dalam bidang olahraga serta menjalin persaudaraan dalam bingkai kebersamaan, juga sebagai momen mencari bibit-bibit pemain bola voly yang berkualitas.(end)




