Citizen reporter : Delfi Merdeka melaporkan dari Tidore
[halmaheranews-TIDORE-2/11/2011] Senin (31/10) kemarin aktifitas tansportasi angkutan kota di Kota Tidore Kepulauan sempat terhenti. Pasalnya puluhan sopir angkutan kota yang biasa beroperasi di terminal umumKota TidoreĀ menghentikan aktifitas mengangkut penumpang dan memboikot terminal. Puluhan sopir tersebut melakukan mogok kerja dikarenakan tuntutan mereka dari beberapa tahun kemarin tidak digubris oleh Pemkot Tidore Kepulauan. Tuntutan meraka agar infrastruktur terminal segera diperbaiki belum juga ada realisasinya. Tuntutan infrastruktur yang paling utama adalah perbaikan jalan dalam terminal yang telah rusak parah selama bertahun-tahun.
Aksi menuntut perbaikan terminal bukan kali pertama dilakukan para sopir tersebut, tahun kemarin para sopir juga melakukan aksi tuntutan yang sama dengan menanam pohon pisang tepat pada jalan yang berlubang yang terdapat di dalam terminal. Menurut pemantauan di lokasi terminal, jalan dalam terminal memang dalam kondisi rusak yang cukup parah. Kerusakan terparah mulai dari jalan masuk kendaraan hingga melewati pos penarikan retribusi daerah.
Selain memblokir tiap jalan masuk terminal, aksi juga dilakukanĀ di kelurahan Soasio tepatnya di tanjung dekat dengan tugu adipura. Beberapa sopir angkot memarkirkan kendaran mereka sambil berorasi bahwa mereka siap memindahkan aktifitas mengangkut penumpang di sini (tanjung Soasio red) jika terminal belum diperbaiki. Aksi para sopir angkutan tersebut sempat membuat aktifitas transportasi di Kota Tidore terhenti dalam beberapa jam.




