<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Literasi Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<atom:link href="https://halmaheranews.com/tag/literasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://halmaheranews.com/tag/literasi/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 May 2025 05:08:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/01/cropped-Logo-HN-Kotak-32x32.png</url>
	<title>Literasi Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<link>https://halmaheranews.com/tag/literasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dorong Budaya Literasi, Kemenag Malut Luncurkan GALATAMA di Ternate</title>
		<link>https://halmaheranews.com/dorong-budaya-literasi-kemenag-malut-luncurkan-galatama-di-ternate/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/dorong-budaya-literasi-kemenag-malut-luncurkan-galatama-di-ternate/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 05:08:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Galatama]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Malut]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[lounching]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7274</guid>

					<description><![CDATA[<p>TERNATE, HN – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan program Gerakan Literasi Madrasah...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/dorong-budaya-literasi-kemenag-malut-luncurkan-galatama-di-ternate/">Dorong Budaya Literasi, Kemenag Malut Luncurkan GALATAMA di Ternate</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>TERNATE, HN</strong></span> – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan program Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) sebagai upaya strategis untuk membangun budaya literasi di lingkungan madrasah. Peluncuran ini berlangsung di MTs Negeri 1 Ternate, Rabu (15/5/2025), dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.</p>
<p>GALATAMA merupakan inisiatif yang digagas oleh H. Yamin Latief Tjokra sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Diklat Kepemimpinan. Program ini dirancang untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi peserta didik madrasah, khususnya dalam baca-tulis Al-Qur’an serta penguasaan bahasa asing, yaitu Arab dan Inggris.</p>
<p>“GALATAMA bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan jangka panjang untuk menumbuhkan generasi madrasah yang unggul dalam literasi keagamaan dan global,” ujar Yamin dalam sambutannya.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-7276" src="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250516-WA0014.jpg" alt="" width="1600" height="1066" srcset="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250516-WA0014.jpg 1600w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250516-WA0014-768x512.jpg 768w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250516-WA0014-1536x1023.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Menurut Yamin, literasi adalah fondasi penting dalam membangun peradaban. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh jajaran madrasah, mulai dari kepala madrasah hingga para guru, untuk bersama-sama menyukseskan gerakan ini.</p>
<p>Kepala Kantor Wilayah Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, menyebut peluncuran GALATAMA sebagai langkah inovatif dalam memperkuat dasar pendidikan di madrasah.</p>
<p>“GALATAMA akan diterapkan sejak awal penerimaan siswa baru dan dievaluasi secara berkala. Harapannya, kemampuan literasi peserta didik, baik dalam Al-Qur’an maupun bahasa asing, akan meningkat secara signifikan,” kata Amar.</p>
<p>Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya gerakan tersebut. Selain itu, dilakukan pula penyerahan buku panduan GALATAMA kepada para kepala madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.</p>
<p>Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kepala Madrasah MAN 2 Halmahera Utara juga menyerahkan buku “Cakrawala Pendidikan”—hasil karya inovatif siswa madrasah tersebut—kepada Kakanwil Kemenag Malut.</p>
<p>Dengan peluncuran GALATAMA, Kemenag Maluku Utara berharap bisa menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan dan berdampak luas, khususnya dalam penguatan karakter dan kompetensi siswa madrasah di era global. (*)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/dorong-budaya-literasi-kemenag-malut-luncurkan-galatama-di-ternate/">Dorong Budaya Literasi, Kemenag Malut Luncurkan GALATAMA di Ternate</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/dorong-budaya-literasi-kemenag-malut-luncurkan-galatama-di-ternate/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkat Literasi Masih Rendah, Nurlaela Syarif : Sekolah Wajib Siapkan Buku dan Dilarang Jual</title>
		<link>https://halmaheranews.com/tingkat-literasi-masih-rendah-nurlaela-syarif-sekolah-wajib-siapkan-buku-dan-dilarang-jual/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/tingkat-literasi-masih-rendah-nurlaela-syarif-sekolah-wajib-siapkan-buku-dan-dilarang-jual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 12:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Komisi 3 DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=4872</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALMAHERAnews &#8211; Anggota DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif kembali angkat bicara soal persoalan pelayanan pendidikan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/tingkat-literasi-masih-rendah-nurlaela-syarif-sekolah-wajib-siapkan-buku-dan-dilarang-jual/">Tingkat Literasi Masih Rendah, Nurlaela Syarif : Sekolah Wajib Siapkan Buku dan Dilarang Jual</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>HALMAHERAnews</strong></span> &#8211; Anggota DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif kembali angkat bicara soal persoalan pelayanan pendidikan di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara.</p>
<p>Pasalnya, saat ini terdapat fakta siswa/i SD, SMP sampai SMA di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara masih sulit mendapatkan hak dasar dan wajib yaitu buku wajib pembelajaran di sekolah seperti buku tematik dan lain-lain.</p>
<p>Hal ini diungkapan Anggota Komisi 3 DPRD Kota Ternate, Dr. Nurlaila Syarif pada kamis (12/5) berdasarkan pantauan dan laporan yang diterimanya.</p>
<p>Dikatakan Nulaila, selaku Anggota DPRD Kota Ternate pada komisi membindangi pendidikan, buku wajib pembelajaran yang seharusnya wajib disediakan sekolah dan dimiliki siswa/i semasa sekolah sesuai rasio jumlah siswa, faktanya harus dibeli, di download atau difoto copy oleh siswa, atau diarahkan sekolah untuk membeli buku pembelajaran tersebut dengan menunjuk distributor buku atau pengecer buku yang bekerjasama dengan pihak sekolah.</p>
<p>Dirinya sangat menyesalkan maraknya praktek semacam ini.</p>
<p>“Sangat menyedihkan, pantas saja index literasi Kota dan Provinsi Maluku Utara selalu berada di peringkat terakhir ke-4 dari sejumlah provinsi dan di era saat ini dimana instrumen anggaran yang sudah cukup besar untuk alokasi pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik, ironis skali untuk mendapatkan buku wajib saja yang jelas-jelas ada anggaran BOS Reguler dari APBN, Bosda dari daerah, tidak semua siswa bisa belajar pake sendiri. Kasihan akhirnya orang tua harus keluarkan biaya beli buku senilai variatif mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 800 ribu, dan yang memprihatinkan adalah buku wajib atau tematik ini sulit juga didapatkan di toko buku, akhirnya anak-anak banyak yang tidak bisa belajar maksimal di sekolah maupun dirumah&#8221; Ujar Nurlaila.</p>
<p>Lebih lanjut menurut Nurlaela, Siswa/i yang tidak memiliki buku tematik seakan tersisihkan akhirnya orang tua jadi sasaran anak-anak merengek dan menangis di rumah karena kewajiban memiliki buku tematik, LKS yang seharusnya menjadi tangung jawab sekolah.</p>
<p>Nurlaela berharap , kepala daerah harus memberikan ketegasan pada Dinas Pendidikan, karena sesuai aturan perundangan dana BOS reguler itu ada karena jumlah peserta didik ada,</p>
<p>&#8221; Jadi dana itu untuk siswa pe kebutuhan disekolah, ini yang perlu dipahami terus diberikan sosialisasi Dana BOS dan BOSDA itu bukan tambahan pendapatan kepala sekolah atau bendahara&#8221;. Tegas Nurlaela lagi.</p>
<figure id="attachment_4874" aria-describedby="caption-attachment-4874" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4874" src="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/05/Dr.-Nurlaela-Syarif-Anggota-Komisi-3-DPRD-Kota-Ternate.jpeg" alt="" width="1200" height="885" srcset="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/05/Dr.-Nurlaela-Syarif-Anggota-Komisi-3-DPRD-Kota-Ternate.jpeg 1200w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/05/Dr.-Nurlaela-Syarif-Anggota-Komisi-3-DPRD-Kota-Ternate-100x75.jpeg 100w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/05/Dr.-Nurlaela-Syarif-Anggota-Komisi-3-DPRD-Kota-Ternate-768x566.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-4874" class="wp-caption-text">Dr. Nurlaela Syarif, Anggota Komisi 3 DPRD Kota Ternate</figcaption></figure>
<p>Dirinya menyampaikan agar orang tua siswa, masyarakat dan pihak sekolah juga harus tahu bahwa dalam Juknis itu jelas, misalkan di Pasal 20 dilarang sekolah menjadi distributor atau pengecer pembelian buku kepada Peserta Didik di sekolah yang bersangkutan, sementara Pasal Pasal 24 Dalam pengelolaan Dana BOS Reguler, Tim BOS provinsi, Kabupaten/kota dilarang :</p>
<p>a. Melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada sekolah</p>
<p>b. Melakukan pemaksaan pembelian barang dan/atau jasa dalam pemanfaatan Dana BOS Reguler;</p>
<p>c. Memengaruhi dan/atau memerintahkan Sekolah untuk melakukan pelanggaran ketentuan<br />
penggunaan Dana BOS Reguler.</p>
<p>d. Menjadi distributor atau pengecer dalam proses pembelian, pengadaan buku, atau barang melalui Dana BOS Reguler.</p>
<p>Dirinya mengimbau jika pihak sekolah masih menerapkan praktek ini, pada tahun ajaran 2022/2023 pihaknya meminta dengan tegas agar Kepala Daerah mulai dari Gubernur sampai Bupati dan Wali kota, guna melakukan pemantauan dan evaluasi pengelolaan Dana BOS Reguler sesuai dengan kewenangannya.</p>
<p>&#8220;Segera menginstruksikan Dinas Pendidikan, untuk memberikan pembinaan dan sosialisasi melarang dengan keras dan tegas praktek penyimpangan tidak melakukan pengadaan buku sesuai anggaran BOS Reguler dan membiarkan siswa secara mandiri membeli buku wajib pembelajaran kurikulum merdeka, dan kami juga mengimbau semua pihak agar sama-sama melakukan pengawasan tidak takut melaporkan, jika masih ada sekolah yang tidak menyiapkan buku pembelajaran disekolah dan mengarahkan siswa untuk membeli buku, tolong laporkan ke kami&#8221;, tutup Nurlaela. (*)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/tingkat-literasi-masih-rendah-nurlaela-syarif-sekolah-wajib-siapkan-buku-dan-dilarang-jual/">Tingkat Literasi Masih Rendah, Nurlaela Syarif : Sekolah Wajib Siapkan Buku dan Dilarang Jual</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/tingkat-literasi-masih-rendah-nurlaela-syarif-sekolah-wajib-siapkan-buku-dan-dilarang-jual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 1/117 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: halmaheranews.com @ 2026-01-02 00:30:41 by W3 Total Cache
-->