Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

[halmaheranews.com-TIDORE-1/12/2011] Pembangunan Tidore Trade Center (TTC) tahap I yang dimulai bulan Juni lalu telah selesai dilaksanakan oleh pelaksana proyek. Pembangunan tahap I yang terdiri dari 60 buah kios berukuran 4 x 5 meter dan menelan dana sebesar Rp. 5 milyar tersebut bersumber dari DIPA Kementerian Perdagangan RI tahun 2011.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Ansar Husen, Kamis (1/12) pagi, pembangunan Tahap I TTC telah selesai Oktober lalu atau dua bulan lebih cepat dari waktu yang ditentukan. “Untuk pembangunan tahap II direncanakan pada tahun anggaran 2012, dan akan dibangun sebanyak 140 kios dengan sumber dananya dari APBD sebesar Rp. 18 milyar,” terang Ansar. Hal tersebut turut dibenarkan Kepala Dinas PU Hasan Mustafa, kemarin.
Menurut Ansar Husen, berdasarkan hasil monitoring dari Kementerian Perdagangan, pembangunan TTC dinilai sukses dan Kota Tidore Kepulauan kembali memperoleh penambahan anggaran sebesar 5 milyar yang berasal dari APBN tugas pembantuan tahun 2012 yang rencananya akan digunakan untuk membangun pasar dan sarana pergudangan.
Proyek pembangunan TTC sendiri ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Walikota Tidore Kepulauan Drs. H. Achmad Mahifa pada pertengahan Juni lalu. Pembangunan TTC ini ditujukan sebagai pusat perdagangan Kota Tidore Kepulauan dan untuk mendorong kelancaran arus barang, menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pasyarakat, mewujudkan pasar yang bersih, sehat, aman, tertib dan ruang publik yang nyaman.
Pembangunan TTC merupakan upaya optimalisasi pelaksanaan pengembangan program dan kegiatan pemerintahan yang mendukung pelaksanaan pengembangan kawasan perdagangan di Kota Tidore Kepulauan. Pungkas Ansar.
Sementara itu Walikota H. Achmad Mahifa bersama Wakil Walikota Hamid Muhammad didampingi Kabag Humas Abbas Mahmud dan pimpinan SKPD terkait, Senin (29/11) lalu mengecek kembali kondisi fisik 60 kios yang telah seslesai dibangun tersebut. Di hari yang sama juga orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini memantau lokasi pembangunan Tugulufa dan hutan mangrove.(end)





Tidore Trade Center………????? layak kah dikatakan… belum lagi Tugulufa???!!!! proyek yang sangat tidak jelas arah perencanaanya…. memang goblok bin bahlul deh… dibongkar habis tanpa berpikir dampaknya….
memang sampai sejauh ini kami jga blm tau pemerintah Kota Tikep punya tujuan dan arahnya kemana, buat apa bt proyek dengan anggaran ratus juta rupiah contohnya RTBL, RTRW i2 dikemanakan kpa tdk membangun berdasarkan RTBL & RTRW, akhirnya dibongkar contohnya TUGULUFA.