Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

[halmaheranews-7/11/2011] Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kota Tidiore Kepulauan berhasil mengumpulkan sebanyak 103 hewan korban yang terdiri dari 61 ekor sapi dan 42 ekor kambing.
Hewan korban sapi tersebut antara lain berasal dari Gubernur Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore, Walikota Tidore Drs. H. Achmad Mahifa, Wakil Walikota Drs. Hamid Muhammad, Kodim dan Dandim 1505/Tidore, Letkol Sumadi, Polres dan Kapolres Tidore, AKBP Nugraha Aristiawarman, pimpinan SKPD, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wnita Persatuan. Dua organisasi masyarakat yang paling banyak menyumbang sapi korban yaitu organisasi Paguyuban Pandawa sebanyak 5 ekor sapi dan Kerukunan Hajahtunissa 4 ekor sapi.
Menurut Sekretaris PHBI Kota Tidore, Drs.Ramli Karim, ratusan hewan kurban tersebut atas permintaan sebagain besar dari penyumbang disalurkan sendiri oleh mereka ke masyarakat di empat kecamatan di Pulau Tidore dan empat kecamatan daratan Oba.. “PHBI mendata sebanyak 61 ekor sapi kurban dan 42 ekor sapi dari para penyumbang, dan mereka meminta kepada PHBI untuk mereka salurkan sendiri ke setiap desa dan kelurahan di delapan kecamatan di Tidore,” terang Ramli.
Ramli yang juga Kabag Kesra Setda Kota Tidore Kepulauan mengatakan penyaluran hewan kurban sendiri berlangsung lancer, namun dia meminta kepada para penyumbang hewan kurban agar ke depan dapat memberikan kepercayaan kepada PHBI Kota Tidore untuk menyalurkan demi terpenuhinya asas pemerataan. “Kami atas nama PHBI Kota Tidore menyampaikan terimakasih kepada para penyumbang hewan korban pada pelaksanaan Idul Adha Tahun 1432 Hijriyah, 2011 Masehi di Kota Tidore,” kata harap Ramli.
Sementara itu dari pemantauan lapangan, usai shalat Idul Adha kemarin, masyarakat di sejumlah kelurahan di Pulau Tidore, seperti Kelurahan Goto, Dowora, Mafututu, Rum, Dokiri dan kelurahan lainnya langsung melakukan penyembelian hewan kurban dan dibagikan kepada yang berhak menerima. Menurut Lurah Goto, di kelurahan yang dipimpinnya misalnya mendapat satu ekor sapi, sementara yang berhak yang menerima sebanyak 48 orang. “Jadi, 28 orang mendapat pembagian korban dari pihak kelurahan dan 20 lainnya dari Yayasan Muhamad Asyik Thaib,” ujar Lurah Goto, Hadi Usman.(end)




