[halmaheranews.TERNATE-21/4/11]. Komando Resort Militer 152 Babullah Maluku Utara, memusnahkan puluhan senjata rakitan sisa konflik Maluku Utara pada tahun 1999 lalu. Puluhan senjata rakitan sisa konflik ini merupakan hasil operasi yang dilakukan pasukan TNI dalam kurun waktu tahun 2010 hingga awal tahun 2011. Pemusnahan senjata tersebut dilakukan di Lapangan Salero kota Ternate dalam sebuah upacara bersama TNI-POLRI.
Menurut Danrem 152 Babullah, Kolonel Widagdo, senjata rakitan yang dimusnahkan tersebut selain disita sendiri oleh personil TNI dalam sejumlah operasi, juga merupakan senjata yang diserahkan sendiri secara sukarela oleh warga masyarakat, yang menginginkan terciptanya suasana keamanan yang kondusif.
Jumlah senjata yang dimusnahkan terdiri dari 68 senjata rakitan laras panjang, 13 senjata rakitan laras pendek, 2.768 butir peluru berbagai kaliber serta 6 buah granat yang masih aktif. Khusus untuk peluru dan granat, proses pemusnahannya akan dilakukan secara terpisah. Sementara untuk senjata api rakitan pemusnahan dilakukan dengan menggunakan pemotong besi.




