Citizen Reporter : Budi Djanglaha Melaporkan dari Ternate

[halmaheranews- TERNATE – 29/11/2011] Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Ternate Senin (28/11) kemarin menggelar “Festival Kora-Kora” di kawasan Reklamasi Tapak. Festival tersebut dibuka dengan resmi Walikota Ternate Burhan Abdurrahman. Festival Kora-Kora tersebut bertajuk “Mengarungi Lautan Menuju Sail Indonesia di Morotai & Kebangkitan Pariwisata Ternate 2012 “. Festival Kora-Kora ini dilaksanakan selama dua hari, mulai hari Senin (28/11) sampai dengan Selasa (29/1) dengan beberapa agenda kegiatan yang telah direncanakan oleh panitia penyelenggara. Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Halmahera Barat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Maluku Utara dan jajaran Muspida Kota Ternate.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate, Husain Alting mengatakan bahwa Ternate adalah Pintu Gerbang Maluku Utara yang tentunya merupakan modal besar dalam pengembangan dunia kepariwisataan. “ Lewat kegiatan ini (Festival Kora-Kora,red) diharapkan mampu memberikan spirit menuju kebangkitan pariwisata Ternate 2012 nantinya “ Tambahnya.

Senada dengan itu, Walikota Ternate, Burhan Abdurahman mengatakan bahwa Ternate memiliki karakteristik yang beragam dari segi Tourism Resources, baik wisata alam, wisata budaya & wisata artifisial.“ Kalau di Jogja hanya dengan wisata budayanya berupa keraton, Manado dengan wisata bahari bunaken, maka Ternate hampir memiliki kesemuanya itu, Baik Wisata Budaya maupun wisata alam” tambahnya.“ Melihat memiliki begitu banyak sumber daya yang ada di Kota ini, olehnya Pemerintah Kota Ternate mencanangkan Tahun 2012 sebagai tahun kebangkitan pariwisata dan berkomitmen untuk menjadikan Festival Kora-Kora ini sebagai event Tahunan“ .
Festival Kora-Kora ini turut mendapat apresiasi positif dari masyarakat serta dukungan dari KPL (Komunitas Peduli Laut) yang bekerja sama dengan panitia penyelenggara melakukan aksi bersih-bersih laut & Penanaman Terumbu karang di sepanjang laut kawasan masjid Raya dan Mess Persiter.
Rinto Thaib, Ketua Panitia Festival Kora-Kora menjelaskan bahwa Festival Kora-Kora ini didalamnya terdapat beberapa agenda kegiatan diantaranya adalah Lomba Kora-Kora yang diikutioleh 32 peserta, Festival Kuliner dimana terdapat 75 Peserta, Lomba Karya Tulis diikuti oleh 9 Peserta. “ Penyerahan hadiah kepada peserta akan dilaksanakan besok malam (29/11) bertempat di Dodoku Ali yang akan dimeriahkan pula oleh acara kesenian yang dikemas dalam Malam Seni Budaya “ mengakhiri pembicaraan.





indentitas (kearifan lokal)