Dihadiri Wakil Gubernur Malut, IAIN Ternate Gelar Wisuda Dan Dies Natalis Ke-60

Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag, MA Memberikan Sambutan Pada Dies Natalis ke60 dan Wisuda Sarjana

HALMAHERANews – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate melaksanakan Wisuda dan dirangkaikan dengan puncak Dies Natalis ke-60 mengangkat tema “Berkhidmat kepada Kebajikan ” bertempat di Auditorium IAIN Ternate, Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate Utara, pada Ahad (06/09/2026).

Pada wisuda kali ini, diikuti sebanyak 523 Wisudawan/ti, 52 diantaranya merupakan lulusan pascasarjana, terdiri dari 30 lulusan Pendidikan Agama Islam (PAI), 16 lulusan Hukum Keluarga Islam (HKI), dan enam lulusan Hukum Ekonomi Islam.

Sedangkan lulusan program sarjana berjumlah 471 orang dengan rincian 209 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 76 lulusan Fakultas Syariah, 38 lulusan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), serta 148 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Prosesi Wisuda Diawali dengan sambutan Mentri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA melalui media zoom serta dihadiri dan disaksikan diantaranya oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Bupati Halmahera Timur, Rektor Unkhair Ternate, Pimpinan Perbankan Di Kota Ternate serta untuk Tamu undangan lainnya.

Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag. MA mengawali sambutannya mengatakan bahwa dengan tema “Berkhidmat kepada Kebajikan ” menjadi pengingat agar pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang dilakukan kampus tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi diarahkan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Semoga apa yang diperoleh selama kurang lebih 4 tahun di IAIN Ternate ini bisa memberi manfaat dan berdampak, tidak hanya kepada lingkungan keluarga, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Adnan.

Keberhasilan seorang lulusan, lanjut Adnan, tidak hanya dilihat dari ijazah maupun capaian akademik. Ilmu yang diperoleh selama berada di kampus, harus bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu yang diperoleh tanpa diaplikasikan tidak akan bermakna apa-apa,” tegasnya.

Olehnya itu, para lulusan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk ikut menyelesaikan persoalan dan memberi manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag, MA

Alumni konsentrasi Pemikiran Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mengingat kembali perjalanan panjang IAIN Ternate yang telah melewati enam decade, dengan Cikal bakal IAIN Ternate bermula dari Fakultas Tarbiyah, Alauddin Ujung pandang di Ternate yang didirikan pada 1966. Kehadirannya kala itu didorong oleh kebutuhan terhadap tenaga pendidik agama Islam di Maluku Utara.

Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi STAIN Ternate pada 1997 sebelum berubah status menjadi IAIN Ternate pada 2013 lalu.

Perjalanan panjang tersebut, lanjut Adnan, tidak lepas dari peran sejumlah tokoh yang ikut merintis berdirinya perguruan tinggi Islam di Ternate, di antaranya Menteri Agama RI Prof. KH. Saifuddin Zuhri, Busoiri, Letkol Suwignyo, M.S. Jahir, Drs. Jasin Muhammad, Baharuddin Lopa, M. Adnan Amal, dan Drs. Husen Alhadar.

Menurut Adnan, perjalanan 60 tahun tersebut telah menjadikan IAIN Ternate sebagai salah satu pusat pendidikan Islam dan pengetahuan di Maluku Utara, namun masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk membawa kampus tersebut berkembang lebih jauh.

Untuk diketahui, saat ini IAIN Ternate memiliki empat fakultas dan program pascasarjana, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Karena itu, salah satu agenda besar yang didorong IAIN Ternate saat ini adalah pengembangan kelembagaan melalui alih bentuk menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Baabullah Ternate. Semoga terwujud, Selamat Dies Natalis ke-60, Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana IAIN Ternate. (NR)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *