Cristine Hakim : Kagum Dengan Kebudayaan Masyarakat Tidore

Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

Christine Hakim kunjungi Kedaton Kesultanan Tidore (Foto : Om Gogo)

[halmaheranews-TIDORE-21/08/2011] Aktris Nasional peraih lima Piala Citra, Christine Hakim, Senin (15/8) pekan lalu, berkunjung ke Kota Tidore Kepulauan. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam pembuatan film dokumenter The Beauty of  Morotai. Film Dokumenter ini akan dijadikan sebagai media promosi pelaksanaan Sail Indonesia di Morotai 2012.

Sebelum mengunjungi lokasi wisata dan pusat-pusat kebudayaan, Christine Hakim bersama beberapa kru film sempat mengunjungi Kantor Walikota Tidore Kepulauan dan diterima Walikota Drs. H. Achmad Mahifa dan Wakil Walikota Drs. Hamid Muhammad. Kedatangannya ke Kantor Walikota dalam rangka silaturrahim dan meminta izin kepada Pemerintah Daerah untuk keperluan dokumentasi dan beberapa kali take gambar di lokasi tertentu.

Seusai bertemu Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan, perjalanan dilanjutkan ke Kelurahan Gurabunga, di Gurabunga Christine Hakim dan rombongan disambut dengan prosesi adat, tarian adat Kapita serta permainan Baramaswen atau bambu gila. Pemeran utama Film Cut Nyak Dhien ini mengaku kagum dengan penampilan para penari dan sempat berdialog bersama penari perihal simbolisasi dan sakralitas gerakan yang melambangkan keberanian dan kebersamaan masyarakat Tidore, selain itu ada nilai-nilai spirit patriotisme dan perjuangan yang terkandung didalamnya.

Di kelurahan yang dipimpin H. Abdulah Husain yang berada di daerah ketinggian tersbut, Christine Hakim yang didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tidore, Drs. Asrul Sani Soleman berkesempatan mengunjungi dua rumah adat atau Fola Sowohi untuk berdialog bersama pemimpin adat Gurabunga, dari dialog ini tergambar bagaimana masyarakat Kota Tidore Kepulauan mampu mempertahankan eksistensi budaya dari pengaruh asing dan tetap berkembang tanpa harus mengisolasikan diri dari perubahan zaman.

Dari Kelurahan Gurabunga rombongan bergerak menuju Kadaton Kesultanan Tidore dan diterima oleh Tullamo atau Sekretaris Kesultanan Tidore, Amin Faruk, Sekretaris Kesultanan memaparkan bagaimana dimasa lampau Kesultanan Tidore merupakan sebuah negara yang memiliki wilayah yang luas mulai dari Halmahera, Kepulauan Seram, daratan Papua bahkan sampai di Kepulauan Mikronesia di Samudera Pasifik, dan menegaskan bahwa kekuasaan Tidore yang luas ini merupakan alasan kuat kekuasaan NKRI dari Sabang sampai Merauke.

Christine Hakim saat berkunjung dan berdialog dengan pemuka adat di Gurabunga (Foto : Om Gogo)

Di akhir kunjungannya di Kadaton Kesultanan Tidore, Aktris yang juga ikut berperan di Film Eat, Pray and Love ini mengatakan sangat terkesan dengan kehidupan masyarakat dan situasi di Kota Tidore Kepulauan. Yang mengesankan adalah kebersihan dan tata kotanya karena sangat bersih dan rapih. Tradisi yang masih dijaga adalah pengobatan tradisional, masyarakat masih melakukan pengobatan alternatif tanpa harus tergantung pada tenaga medis. Aktris senior yang masih enerjik ini kagum kepada kemampuan masyarakat dalam membentengi diri dari budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai kearifan lokal.

Aktris nasional yang tak tergantikan ini juga sangat mengagumi pola kepemimpinan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan, ”Masyarakat Tidore sangat ikhlas kepada pemimpinnya, karakteristik ini tidak akan dijumpai di daerah lain, dimana untuk mendisiplinkan masyarakat harus disertai dengan segala macam aturan, namun di Tidore ini ada semacam kedisiplinan dan keikhlasan masyarakat untuk mau dipimpin,” ungkapnya.

Christine Hakim berharap Pemerintah Daerah selalu melindungi kekayaan daerahnya baik itu kekayaan alam maupun kekayaan budaya dan kearifan lokal di Kota Tidore Kepulauan. Dijelaskan bahwa akan menjadi sebuah kehilangan besar jika pemerintah tidak mampu melindungi khazanah kekayaan Kota Tidore Kepulauan. Usai mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore, Christine Hakim bersama Kru melanjutkan perjalanannya ke Sofifi.(end).

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *