Citizen reporter : Delfi Merdeka melaporkan dari Ternate
[halmaheranews-TERNATE-29/11/2011] BBM jenis premium atau bensin mulai langka didapati di KotaTernate sejak minggu lalu. Kelangkaan bensin di Kota Ternate memicu naiknya harga bensin eceran yang dijual didepot-depot pinggir jalan dalam Kota Ternate. Hanya terdapat beberapa depot bensin yang masih memiliki stok bensin namun dijual dengan harga Bensin eceran mencapai Rp.25.000/liter.
Tiga SPBU yang ada di Kota Ternate seperti SPBU Kampung Pisang, SPBU Batu Anteru dan SPBU Kayu Merah mulai kekurangan stok bbm jenis premium. Hal tersebut memicu banyaknya pengendara kendaraan bermotor yang antri untuk mendapatkan bensin tersebut. Terlihat antrian sepanjang hampir 3 km di SPBU Batu Anteru sehingga pihak Kepolisian menutup ruas jalan menuju SPBU karena panjangnya antrian membuat ruas jalan menjadi sempit.
Tidak hanya di SPBU yang mengalami antrian panjang pengendara sepeda motor, di bilangan Jalan Merdeka atau lebih dikenal dengan kawsan belakang benteng terjadi penumpukan kendaraan roda 2 yang berebut untuk membeli bahan bakar bensin yang dijual seharga 12 ribu per 1 botol air mineral ukuran besar.
Warga Kota ternate mengharapkan tindak lanjut dari pemerintah dan instansi kepolisian untuk mengusut kasus hilangnya peredaran bahan bakar jenis bensin di Kota Ternate. Efek samping dari kelangkaan bensin tersebut adalah naiknya tarif ojek yang beroperasi di Kota Ternate. tarif ojek jadi berlipat ganda semenjak bensin hilang dari peredaran. Para tukang ojek berdalih harga bensin yang mahal serta susah didapat membuat mereka terpaksa menaikan tarif ojek mereka.




