
[halmaheranews-TERNATE-10/12/2011] Pasca terjangan lahar dingin gunung Gamalama jumat malam kemarin di kelurahan Tubo kecamatan Ternate Utara,pagi ini aparat TNI bersama warga melakukan pembersihan jalan dan pemukiman warga yang tertimbun material lumpur dan batu.
Petugas mengerahkan dua alat berat untuk mempercepat proses pembersihan lumpur yang menimbun jalan dan rumah warga. Pembersihan ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya pada senin lalu (5/12) kelurahan Tubo juga diterjang banji lahar dingin letusan gunung Gamalama.
Banjir lahar dingin kembali menerjang sejumlah wilayah di kaki gunung Gamalama setelah hujan deras mengguyur kota Ternate malam tadi. Terjangan lahar dingin membuat ratusan warga Tubo yang tak ikut mengungsi dan bertahan di rumah mereka panik,hingga dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Kota Ternate.

Menurut keterangan humas posko komando penanggulangan bencana, Sutopo Abdullah,malam tadi petugas telah mengevakuasi sedikitnya 600 orang warga di kelurahan Tubo dan Akehuda ke pos pengungsian aula SMK 2 Ternate.
Hingga saat ini.jumlah pengungsi akibat letusan gunung Gamalama mencapai 2.325 jiwa yang ditempatkan di 6 titik pengungsian di kota Ternate, diantaranya di bekas kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, Mess Persiter Ternate dan SMA 11 Ternate. Para pengungsi diminta untuk tidak kembali ke rumah hingga Badan Penanggulangan Bencana Letusan Gunung Gamalama menetapkan situasi aman (end)




