TERNATE, HN – Aktivitas membakar sampah hampir saja berujung petaka. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah di Lingkungan Jerbus, RT 03/RW 02, Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kota Ternate, Rabu (26/8), membesar setelah menyambar bambu kering di sekitar lokasi.
Kobaran api bahkan mulai mendekati tembok rumah warga. Kondisi tersebut sempat membuat warga panik karena khawatir api merambat dan menyambar bangunan di sekitar lokasi.
Salah seorang warga, Rizki, yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman. Ia mengambil pasir dan menggunakannya untuk menahan kobaran api sembari meminta bantuan.
Warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate. Laporan tersebut langsung direspons Regu 01 Damkar. Dipimpin Danru Bahrun Husen, petugas bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku memadamkan api yang membakar material kering berupa bambu atau bulu. Petugas juga memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala maupun merambat ke rumah warga.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Api hanya membakar material kering di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate Naim Safar kembali mengingatkan warga agar tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah, terutama saat kondisi lingkungan kering. “Kami mengimbau masyarakat Kota Ternate agar tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat. Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat api mudah menyebar,” imbau Naim.
Menurutnya, material seperti bambu kering dan rumput sangat mudah terbakar ketika kondisi cuaca panas dan kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar apabila tertiup angin.
Naim meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi petugas apabila menemukan titik api. Kecepatan warga melaporkan kejadian juga dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menyelamatkan bangunan maupun lingkungan sekitar. (DAR)






