SOFIFI, HN – Polda Maluku Utara terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui edukasi langsung di sekolah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba sekaligus mendorong mereka menjaga masa depan.
Edukasi tersebut disampaikan dalam sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi siswa-siswi SMA Negeri 5 Tikep yang berlangsung di aula sekolah, Rabu (21/10).
Kegiatan ini menghadirkan Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Malut AKBP Busranto Abdullatif, Kasubdid Sunluhkum Bidkum Polda Malut AKBP Latuwo, serta perwakilan Dinas Kesehatan, Rohani Salaha.
Dalam pemaparannya, AKBP Busranto menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, mengganggu konsentrasi belajar, serta menghambat pencapaian prestasi dan cita-cita pelajar.
Karena itu, para siswa diingatkan agar mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba, berani menolak ajakan untuk mencobanya, serta selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.
Ia juga mendorong pelajar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif, termasuk pengaruh yang berkembang melalui ruang digital.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Malut berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjauhi narkoba dan membangun karakter yang cerdas, disiplin, serta bertanggung jawab.
Upaya pencegahan ini juga membutuhkan dukungan keluarga dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Polda Malut berharap edukasi tersebut dapat menumbuhkan keberanian pelajar untuk menolak narkoba, saling mengingatkan dalam pergaulan, serta fokus meraih prestasi demi masa depan yang lebih baik. (Yun)





