Jumat Keliling, Kapolres Halteng Dekatkan Diri dengan Warga Wedana

HALTENG, HN – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tak cukup hanya melalui patroli dan penegakan hukum. Kedekatan emosional dengan warga juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Pendekatan itu dilakukan Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto melalui program Jumat Keliling di Masjid Darul Yasin, Desa Wedana, Kecamatan Weda, Jumat (16/10).

Didampingi sejumlah pejabat utama dan personel Polres Halteng, Fiat mengikuti salat Jumat berjamaah bersama sekitar 90 jamaah, pengurus masjid, serta warga setempat. Kegiatan yang dimulai pukul 12.20 WIT tersebut merupakan implementasi Commander Wish Kapolri melalui program Polisi Bersama Masyarakat.

Rombongan Polres Halteng disambut di Masjid Darul Yasin. Salat Jumat berlangsung dengan Ustadz Rahmat sebagai imam dan Ustadz Tamsil sebagai khatib. Dalam khotbah bertema “Allah Memanggil Kita”, jamaah diajak meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Namun, kegiatan tidak berhenti setelah rangkaian ibadah selesai. Kapolres bersama rombongan melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi dan bertatap muka dengan pengurus masjid serta jamaah. Momen tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Halteng Kompol Hefrizon, Kabag SDM AKP Mansur Bashing, Kasi Propam IPDA Rizal Polpoke, KBO Sat Lantas IPDA Hatab Bode, serta sejumlah personel Polres Halteng.

Fiat menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak sebatas menjalankan tugas menjaga kamtibmas. Polri juga perlu hadir melalui kegiatan keagamaan dan sosial yang membuka ruang komunikasi dengan warga.

“Melalui Jumat Keliling ini kami ingin membangun hubungan yang harmonis, mempererat silaturahmi, serta menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kami ingin mewujudkan sosok Polri yang semakin dekat, humanis, dan responsif,” ujar Kapolres.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.

Program Jumat Keliling diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kegiatan berakhir pukul 13.20 WIT. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Yun)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *