HALTENG, HN – Sembilan kepala desa hasil Pilkades Serentak 2026 resmi memegang amanah baru. Mereka dilantik Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji di Aula Salahuddin bin Talabuddin, Kantor Bupati Halteng, Kamis (13/8).
Sembilan kepala desa tersebut berasal dari Kecamatan Weda dan Weda Selatan. Pelantikan sekaligus menandai dimulainya masa pengabdian baru untuk memimpin pemerintahan dan pembangunan di desa masing-masing.
Dalam sambutannya, Ikram memberikan sejumlah pesan kepada para kepala desa yang baru dilantik. Salah satu yang menjadi penekanan adalah pentingnya menjalankan pemerintahan desa secara transparan serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Kepada para Kades, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Bangun desa dengan program yang terarah, transparan, dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Jauhi praktik KKN. Utamakan pelayanan,” tegas Ikram.
Menurutnya, kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
Ikram juga mengingatkan para kepala desa agar tidak menjadikan jabatan sebagai kepentingan pribadi maupun kelompok. Kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan pelayanan yang adil.
“Setelah ini akan ada kegiatan retret kepemimpinan yang harus diikuti,” lanjutnya.
Apresiasi Tahapan Pilkades
Selain memberikan pesan kepada para kepala desa, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) serta seluruh panitia yang telah menjalankan tahapan Pilkades Serentak 2026.
Menurut Ikram, proses Pilkades dapat berlangsung aman dan lancar berkat kerja bersama seluruh pihak.
“Saya apresiasi kinerja Kadis BPMD dan seluruh panitia. Proses Pilkades berjalan aman, demokratis, dan lancar. Ini kerja kolektif kita untuk membangun desa,” ujarnya.
Perhatian juga diberikan kepada Tim Penggerak PKK di masing-masing desa. Ikram meminta peran perempuan melalui TP-PKK diperkuat, terutama dalam program pemberdayaan keluarga, kesehatan, serta penanganan stunting.
“Peran Ibu PKK sangat penting. Dampingi para Kades dalam program pemberdayaan keluarga, kesehatan, dan penanganan stunting. Mari bersinergi membangun desa,” pesannya.
Ini 9 Kades yang Dilantik
Dari Kecamatan Weda, lima kepala desa yang dilantik yakni Mashuda Suud sebagai Kepala Desa Were, Sahdin Safi sebagai Kepala Desa Nurweda, Okto Pagaja sebagai Kepala Desa Fidijaya, Yufensius Limor sebagai Kepala Desa Sidanga, dan Fanyirana sebagai Kepala Desa Tambaru.
Sementara dari Kecamatan Weda Selatan, empat kepala desa yang dilantik yakni Dadan Ramdani sebagai Kepala Desa Wairoro Indah, Ambo Tenri sebagai Kepala Desa Lembah Asri, Aksen Aiba sebagai Kepala Desa Sosowomo, dan Felni Pasoi sebagai Kepala Desa Tilope.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, Ketua TP-PKK Kabupaten Halmahera Tengah, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.
Dengan dilantiknya sembilan kepala desa tersebut, pemerintah daerah berharap roda pemerintahan di masing-masing desa segera berjalan optimal. Program pembangunan dan pelayanan publik juga diharapkan lebih terarah serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Bagi sembilan kepala desa baru, pelantikan bukanlah akhir dari proses Pilkades. Justru menjadi awal dari tanggung jawab untuk membuktikan kepercayaan masyarakat melalui pemerintahan desa yang transparan, bersih, dan berpihak kepada kepentingan warga.
(yun)





