HALSEL, HN – Dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2023-2025 oleh oknum Kepala Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan, Harun Hamid terkuat saat Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba kunjungan kerja ke desa tersebut.
Massa menyambuy kedatangan Bupati dengan aksi unjuk rasa dan protes terhadap kinerja Kepala Desa yang dinilai tidak transparan, akuntabilitas dan azas keadilan. Massa menuntut Bupati segera evaluasi dan copot posisi Harus sebagai Kades.
Sebagai bentuk protes, massa menyegel kantor desa dan menghiasi dinding bangunan dengan beberapa kalimat seperti “copot kepala desa maffa”, oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Negeri (ARPN) bersama Pemuda Faisinglo pada, Rabu (22/04) kemarin.
Sementara tuntutan yang langsung diterima Bupati dilokasi mengatakan, Pemkab meminta waktu seminggu untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Ia juga instruksikan Camat Gane Timur untuk segera memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Desa dan masyarakat guna mencari solusi.
Taufik Hidayat, koordinator aksi juga menyampaikan secara langsung kepada Bupati, jika aspirasi mereka tidak ditindaklanjut dalam waktu yang disepakati maka massa akan memboikot seluruh aktifitas pemerintah desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan Kades Maffa saat dihubungi Media tidak berada dilokasi. (yUn/tim)






