MOROTAI, HN – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat.
Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan di sejumlah kecamatan dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai. Berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah pasaran, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pulau Morotai, Tamhit Bilo, mengatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons potensi lonjakan harga pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya permintaan bahan pokok meningkat. Karena itu, pemerintah daerah hadir melalui Gerakan Pangan Murah agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Pemerintah daerah berupaya memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman serta distribusi berjalan lancar hingga akhir tahun.
Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan program tersebut. Sejumlah warga mengaku terbantu karena harga kebutuhan pokok di pasaran mulai mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Pemkab Morotai berharap Gerakan Pangan Murah dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya selama momentum Natal dan Tahun Baru. (rd)






