Lewat Nobar Film, Polda Malut Bangun Kesadaran Bahaya Radikalisme

TERNATE, HN – Dalam upaya memperkuat kesadaran publik terhadap bahaya radikalisme, Polda Maluku Utara menggelar nonton bareng (nobar) film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia di Bioskop XXI Ternate, Selasa (13/5). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Malut Irjen Pol. Drs. Waris Agono bersama jajaran pimpinan Polda, Bhayangkari, serta tokoh masyarakat dan agama.

Film yang diangkat dari kisah nyata tragedi bom di Gereja Oikumene, Samarinda, ini menjadi medium refleksi bagi para penonton. Tragedi tersebut merenggut nyawa balita dua tahun, Intan Olivia Marbun, dan dilakukan oleh eks napiter jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi ISIS.

“Saya menyaksikan langsung peristiwa memilukan ini ketika menjabat Kabag Ops Korps Brimob. Luka ini tidak boleh dilupakan, agar menjadi pelajaran penting bagi kita semua,” tutur Kapolda saat memberikan sambutan sebelum pemutaran film.

Lebih dari sekadar hiburan, film ini membawa pesan kuat tentang nilai kemanusiaan, pentingnya toleransi, dan upaya bersama dalam melawan paham kekerasan.

Kapolda menekankan bahwa seni bisa menjadi jembatan yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan. “Melalui film, kita bisa menyentuh hati masyarakat dan menanamkan nilai-nilai damai secara lebih kuat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pendekatan humanis Polda Malut, yang terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga harmoni dan mencegah tumbuhnya paham intoleran.

Dengan menghadirkan unsur lintas sektoral dalam kegiatan nobar ini, Polda Malut berharap semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan persatuan bangsa terus terjaga dan diperkuat. (*)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *