HalmaheraNews – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 di wilayah Kodim 1512/Weda resmi dibuka dengan upacara yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah, M. Fitra U Ali, pada Rabu (02/10/2024) di Desa Nusliko, Kecamatan Weda. Kegiatan TMMD ini akan berlangsung selama satu bulan, dari 2 Oktober hingga 30 Oktober 2024.
Upacara pembukaan dihadiri oleh Kapok Sahli XV Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suasa, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, serta unsur Forkopimda Halmahera Tengah dan para kepala desa se-Kecamatan Weda. Sebelum upacara dimulai, penampilan tarian Togal dari pemuda-pemudi Desa Nusliko membuka acara, menambah semarak suasana pembukaan TMMD tersebut.
Dalam amanatnya, M. Fitra U Ali menyampaikan bahwa TMMD adalah program sinergi antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program TMMD ini sangat penting dalam mendorong pembangunan di daerah terpencil dan membangun kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah, serta masyarakat. Semangat gotong royong adalah kunci utama keberhasilan program ini,” ucapnya.
Ia menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari semua pihak untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan TMMD, terutama dalam membangun solidaritas masyarakat dan menyelesaikan tantangan yang ada di lapangan. “Kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat harus terus terjalin erat agar kita bisa menghadapi segala kesulitan dan membangun desa lebih baik,” tegasnya.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf Nugroho Totosusanto, menjelaskan bahwa tiga desa, yaitu Desa Nusliko, Desa Goeng, dan Desa Sidanga, dipilih sebagai lokasi TMMD karena masih minimnya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Program TMMD tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan dan pembangunan fasilitas umum, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan dan pipanisasi air bersih.
Seusai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial, di mana TNI menyerahkan bantuan sembako kepada Warakawuri dan masyarakat kurang mampu di Desa Nusliko. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus simbol penghormatan kepada keluarga yang telah berjasa bagi negara.
Kapok Sahli XV Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suasa, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah. “Kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, meningkatkan kesejahteraan, serta menjaga stabilitas ekonomi dan kesehatan masyarakat,” tuturnya. (Yun/red)





