HalmaheraNews – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang akan digelar pada November 2024 mendatang, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila, menyerukan pentingnya menjaga etika dalam berpolitik. Mengusung tagline ‘Halsel Hebat’, pasangan ini berkomitmen untuk mendorong proses demokrasi yang bersih dan bermartabat di tengah meningkatnya intensitas informasi hoaks di media sosial.
Seruan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara pasangan Rusihan-Muhtar, Sefnat Tagaku, dalam keterangannya kepada media, Kamis (12/9/2024). Sefnat menyoroti maraknya akun-akun palsu yang menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian selama masa kampanye, yang dinilainya dapat merusak suasana politik di Halsel.
“Berita-berita hoaks dan ujaran kebencian yang beredar melalui akun-akun palsu di media sosial merupakan langkah buruk yang mengancam persatuan dan masa depan daerah ini,” ujar Sefnat dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Sefnat menyatakan bahwa politik seharusnya diisi dengan ide dan gagasan yang membangun, bukan dengan informasi yang menyesatkan. “Jika kita ingin Halsel maju, kita harus memulai dengan membangun politik yang santun dan menghindari langkah-langkah yang dapat memecah-belah masyarakat,” tambahnya.
Sefnat juga mengajak masyarakat Halsel untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memprovokasi, terutama yang melibatkan suku dan agama. Dia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah beragamnya latar belakang masyarakat Halsel.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam semboyan Saruma, sebagai simbol persatuan daerah ini, harus dijunjung tinggi. Mari kita sukseskan Pilkada ini dengan penuh kedamaian dan menjaga keharmonisan,” pungkasnya.
Pilkada Kabupaten Halsel diperkirakan akan menjadi ajang kompetisi yang sengit, namun pasangan Rusihan-Muhtar berharap agar proses demokrasi ini berjalan dengan aman dan tertib, tanpa adanya polarisasi yang tajam di tengah masyarakat. (Ade/red)





