74 KK Akan di Relokasi, BPBD Fokus Relokasi Warga Terdampak Pasca Banjir Rua

Anhar Alaudin, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Ternate

HALMAHERANews – Badan Penanggulangan Bencana Kota Ternate saat ini fokus melakukan pembersihan lokasi pasca banjir bandang beberapa waktu lalu di Kelurahan Rua Kecamatan Pulau Ternate termasuk secepatnya akan merelokasi warga terdampak.

Anhar Alaudin, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Ternate saat ditemui diruang kerjanya Kamis, (05/09) siang ungkap terkait pelaksanaan relokasi warga terdampak.

“Saat ini yang kita fokuskan adalah secepatnya bisa relokasi warga terdampak, kemarin kita sudah rapat bersama Sekda Kota dan bersama pihak lainnya, sesuai hasilnya bahwa ada sebanyak 74 KK dan 225 jiwa”, ungkap Anhar.

Musibah banjir bandang Rua juga menjadi perhatian khusus bagi tiga perusahaan tambang di Malut seperti PT. Harita Nichel, PT. IWIP dan NHM. Dalam rapat bersama Walikota Ternate, Dinsos Provinsi, Bappeda dan ketiga perusahaan tersebut, masing-masing menyatakan siap mensupport pemda dalam penangan pasca banjir, kata Anhar lagi.

Bentuk support dari ketiga perusahaan tersebut secara spesifik belum disampaikan dalam pertemuan tersebut namun mereka telah membuka ruang bagi pemerintah kota, sehingga hal ini menurut Anhar pemda harus segera merespon agar rencana relokasi pengungsi dapat segara dilakukan.

Lanjutnya, bantuan support tiga perusahaan apakah dalam bentuk perbaikan jalan dan jembatan ataukah pendirian barak, penerangan dan fasilitas umum lainnya yang pasti mereka siap.

Untuk area lahan pengungsi sendiri direncanakan akan ditempatkan di lokasi dekat kantor BASARNAS dengan luas lahan 2 hektar milik pemerintah. Lokasi pun masih dilakukan kajian oleh tim untuk memastikan azas legalitas lahan tersebut. *(By)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *