Ekobis  

54 Milyar Untuk Pembangunan Tidore Trade Center

Pembangunan Tidore Trade Center resmi dimulai. Proyek ini direncanakan rampung dalam dua tahun anggaran, dengan menghabiskan dana sebesr 54 milyar rupiah (foto: Om Gogo)

Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

Pembangunan Tidore Trade Center resmi dimulai. Proyek ini direncanakan rampung dalam dua tahun anggaran, dengan menghabiskan dana sebesr 54 milyar rupiah (foto: Om Gogo)

[halmaheranews-TIDORE-14/6/2011] Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, melaksanakan pembangunan kembali Pasar Sarimalaha yang terbakar 28 Maret 2010 lalu. Proyek senilai 54 milyar rupiah ini dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Walikota Tidore Kepulauan Drs. H. Achmad Mahifa, pada Selasa  pagi(14/6).

Pembangunan kembali Pasar Sarimalaha yang nantinya akan diberinama Tidore Trade Center ditargetkan selesai dibangun dalam dua tahun anggaran dengan menggunakan sistem anggaran multiyears

Pembangunan Tidore Trade Center tahap pertama tersebut menggunakan sumber dana APBN Tugas Pembantuan melalui Kementerian Perdagangan RI, sebanyak 60 kios masing-masing berukuran 4 x 5 M dengan total anggaran sebesar Rp. 5 miliar dan dikerjakan oleh PT. Maligapi. Dan untuk tahap selanjutnya akan dibangun Ruko, los dan sarana pendukung lainnya.

Walikota Drs. H. Achmad Mahifa menjelaskan bahwa pembangunan Tidore Trade Center sebagai sarana untuk mendorong kelancaran arus barang, menjaga ketersedian kebutuhan pokok masyarakat, mewujudkan pasar yang bersih, sehat, aman dan tertib dan nyaman. Meningkatkan kesempatan berusaha serta meningkatkan kontribusi perdagangan terhadap perekonomian daerah. Oleh karena itu pada proses pembangunan yang dilaksanakan perlu disesuaikan dengan kebutuhan kemampuan finansial pembangunan daerah dimasa yang kan datang.

Walikota H. Achmad Mahifa meletakan batu pertama pembangunan Tidore Trade Center (foto : Om Gogo)

Mahifa juga menyampaikan pembangunan Tidore Trade Center diupayakan untuk mengendalikan berbagai rencana pembangunan dan menyediakan wahana bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan Kota Tidore Kepulauan dalam penataan sarana dan prasarana pusat perdagangan, termasuk dalam memberikan koordinasi, arahan dan ketentuan dalam  mengendalikan pelaksanaan seluruh rencana dan program pengembangan dan pengendalian tata bangunan, tata ruang dan lingkungan sekitarnya.

Sementara itu kepala dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Ir. Anshar Husen, M.Si, dalam laporannya menjelaskan fasilitas Pasar sarimalaha Paska Kebakaran terdiri dari Ruko lantai IIIsebanyak 14 unit, ruko lantai II berjumlah 12 unit, kios 32 unit, loss 2 unit dan jumlah pedagang 635 orang. Pada tahun 2010 lalu melalui dana APBD Kota Tidore Kepulauan telah dibangun tambahan 6 unit los pasar Gosalaha Goto untuk menampung relokasi pedagang barito akibat musibah kebakaran Pasar Sarimalaha (end)

">

Respon (2)

  1. bae-bae musti kawal ketat jangan sampai ada yang masuk kantong (popoji)……….!

  2. Apakah yg di katakan oleh Bpk. kepala dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Ir. Anshar Husen, M.Si utk merencanakan membangun Ruko lantai III sebanyak 14 unit, ruko lantai II berjumlah 12 unit, kios 32 unit, loss 2 unit i2 dalam jangka waktu brpa lama??

    sebanyak i2 fasilitas pasar Tidore Trade Center seharusnya ada perencanaan master plan pasar agar bsa terarah,,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *