<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PMK Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<atom:link href="https://halmaheranews.com/tag/pmk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://halmaheranews.com/tag/pmk/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 May 2022 13:03:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/01/cropped-Logo-HN-Kotak-32x32.png</url>
	<title>PMK Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<link>https://halmaheranews.com/tag/pmk/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atasi Wabah PMK, Distan Lakukan Rakor Bersama Instansi Terkait</title>
		<link>https://halmaheranews.com/atasi-wabah-pmk-distan-lakukan-rakor-bersama-instansi-terkait/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/atasi-wabah-pmk-distan-lakukan-rakor-bersama-instansi-terkait/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2022 13:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Mulut dan Kuku]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Koordinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=4939</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALMAHERAnews &#8211; Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama instansi terkait dalam rangka...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/atasi-wabah-pmk-distan-lakukan-rakor-bersama-instansi-terkait/">Atasi Wabah PMK, Distan Lakukan Rakor Bersama Instansi Terkait</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>HALMAHERAnews</strong></span> &#8211; Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama instansi terkait dalam rangka mengantisipasi masuknya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak Sapi pada rabu (25/5/2022).</p>
<p>Rakor sendiri melibatkan seluruh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate. Sesuai informasi yang diterima Distan Malut, sejauh ini sudah terdapat 15 provinsi yang terkonfirmasi wabah PMK tersebut.</p>
<p>Hal ini dibenarkan oleh Kadis Pertanian provinsi Maluku Utara, Hj. Nurjana Ali, saat ditemui awak media usai rakor di ruang kantor Distan di Sofifi rabu (25/5).</p>
<p>&#8220;Hari ini Distan gelar rapat koordinasi, tentang kewaspadaan terhadap penyakit Mulut dan Kuku pada ternak sapi. Informasi yang sudah kita terima bahwa ada 15 provinsi yang terkonfirmasi penyebaran virus PMK ini&#8221;, kata Ibu Jana, sapaan Kadistan Malut.</p>
<p>Rakor ini juga lanjutnya, membahas soal penanganan wabah PMK agar jangan sampai masuk ke Maluku Utara.</p>
<p>&#8220;Kita berupaya mengambil langkah-langkah dan karena Malut adalah daerah kepulauan maka perlu adanya penanganan yang konkrit, antisipasi agar ternak sapi yang ada di Malut tidak terserang PMK ini&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ternak sapi ini perlu diberi vitamin sebagai salah satu langkah pencegahan oleh dinas terkait, terutama pada petugas, peternak sapi untuk selalu mengontrol ternak sapi tidak terjangkit virus yang sedang mewabah.</p>
<p>Dari Balai Karantina Pertanian sendiri menurut Nurjana, Balai bersama Distan akan menurunkan petugas yang ada di Kabupaten/Kota untuk mensosialisasikan wabah PMK tersebut. Karena ini virus, maka bagi peternak sapi sendiri harus secara <em>continue</em> memeriksa ternaknya dengan cara dan langkah yang disampaikan oleh petugas.</p>
<p>Lanjut Nurjana, terkait dengan langkah pencegahan wabah PMK ini, semua pintu masuk arus lalulintas laut akan dijaga ketat oleh petugas dan ini akan melibatkan aparat demi kelancaran proses pencegahan. Ini melibatkan 10 Kabupaten/Kota di 10 pintu masuk.</p>
<p>Hal ini dilakukan agar kekhawatiran masyarakat akan adanya wabah PMK pada ternak sapi ini tidak menguak menjadi sesuatu yang berlebih, apalagi sebentar lagi umat muslim akan menyambut Hari Raya Idul Adha atau idul qurban, maka Dinas akan memastikan Malut bebas dari PMK. Pihaknya juga meyakinkan bahwa, untuk Malut sendiri masih terbebas dari virus PMK.</p>
<p>&#8220;Untuk Malut kita masih status bebas dari virus PMK, namun kita tetap melakukan pengawasan ketat di 10 pintu masuk. Untuk transaksi jual beli bagi peternak yang jual keluar maka kita perlu mengecek kesehatan ternak tersebut, sehingga daerah yang akan menerima ternak tersebut juga tidak ragu, begitupun sebaliknya&#8221;, tutupnya. (<span style="color: #ff6600;">yUn</span>)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/atasi-wabah-pmk-distan-lakukan-rakor-bersama-instansi-terkait/">Atasi Wabah PMK, Distan Lakukan Rakor Bersama Instansi Terkait</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/atasi-wabah-pmk-distan-lakukan-rakor-bersama-instansi-terkait/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabah PMK Merajalela, Malut Masih Bebas Namun Waspada</title>
		<link>https://halmaheranews.com/wabah-pmk-merajalela-malut-masih-bebas-namun-waspada/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/wabah-pmk-merajalela-malut-masih-bebas-namun-waspada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 03:32:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Mulut dan Kuku]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah Penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=4896</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALMAHERAnews &#8211;  Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak Sapi saat ini di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/wabah-pmk-merajalela-malut-masih-bebas-namun-waspada/">Wabah PMK Merajalela, Malut Masih Bebas Namun Waspada</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff6600;">HALMAHERAnews</span></strong> &#8211;  Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak Sapi saat ini di Indonesia sedang merajalela. Data penyebaran PMK sendiri bermula dari provinsi Jawa Timur dan Nangroh Aceh Darusalam kemudian melebar ke Jawa Tengah dan Jawa Barat. Untuk pulau Kalimantan sendiri ada dua wilayah terkonfirmasi penyebaran PMK yakni Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.</p>
<p>Wabah PMK pada ternak sapi ini sedang diwaspadai terutama di wilayah Maluku Utara, meskipun kategori aman dan bebas, namun waspada menjadi alternatif guna pencegahan wabah PMK masuk ke Malut.</p>
<p>Hal ini diungkap dr. Sugeng Wiyono, Kabid. Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Malut saat ditemui diruang kerjanya Rabu, (18/05).</p>
<p>&#8220;Penyebaran PMK memang sudah mewabah disebagian wilayah di Indonesia, namun dibagian timur seperti Maluku Utara hingga kini belum ada laporan, namun kita tetap waspada sebagai alternatif mengantisipasi penyebaran PMK&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Untuk langkah-langkah pencegahannya, kata Sugeng, rencananya akan diadakan pertemuan dengan pihak karantina pekan depan.</p>
<p>&#8220;Rencananya kita ada rapat koordinasi pekan depan bersama dengan dinas terkait, Polda, Karantina Pertanian. Nanti kita sepakati mungkin dalam bentuk surat edaran atau SK Gubernur terkait langkah pencegahan PMK di Malut&#8221;, katanya.</p>
<p>Untuk Indonesia Timur sendiri kata Sugeng, bagian selatan wabah sudah masuk ke provinsi Nusa Tenggara Timur dan bagian utara sudah terkonfirmasi penyebarannya di Kalimantan Tengah. Ini yang harus kita waspadai, meskipun wilayah kita banyak pulau.</p>
<p>Namun demikian, Sugeng mengaku virus ini tidak menular ke manusia. Sama dengan flu burung, virus yang menyerang sapi ini tidak kuat tahan terhadap panas. Virus ini dibawah suhu 50 derajat akan mati. Pencegahan terhadap para peternak, saat ini pemerintah akan membatasi dan kurangi lalulintas ternak khususnya di wilayah Malut.</p>
<p>PMK sendiri adalah bukan penyakit zoonosis, bukan penyakit menular sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Sugeng jelaskan, jika sapi dipotong dan dimasak dengan benar dalam temperatur yang pas maka tidak berpengaruh pada kesehatan saat dikonsumsi.</p>
<p>Pencegahan dini virus PKM ini, para peternak sapi ini sudah disampaikan sebelumnya agar merawat ternak sapinya dengan baik, terutama kebersihan kandang sapi itu sendiri. Selain itu, pemerintah akan memperketat aktifitas pintu masuk lalulintas ternak dalam rangka mencegah penyebaran PMK, ujar Sugeng. (<span style="color: #ff6600;">yUn</span>)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/wabah-pmk-merajalela-malut-masih-bebas-namun-waspada/">Wabah PMK Merajalela, Malut Masih Bebas Namun Waspada</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/wabah-pmk-merajalela-malut-masih-bebas-namun-waspada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 8/109 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: halmaheranews.com @ 2025-12-09 23:18:54 by W3 Total Cache
-->