<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menteri Agama Nasaruddin Umar Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<atom:link href="https://halmaheranews.com/tag/menteri-agama-nasaruddin-umar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://halmaheranews.com/tag/menteri-agama-nasaruddin-umar/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Oct 2025 13:36:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/01/cropped-Logo-HN-Kotak-32x32.png</url>
	<title>Menteri Agama Nasaruddin Umar Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<link>https://halmaheranews.com/tag/menteri-agama-nasaruddin-umar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</title>
		<link>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 13:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Budaya Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[MQKI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren As’adiyah Wajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7686</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAJO, HN – Sejarah baru dunia pesantren resmi tercipta! Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) I...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/">Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>WAJO, HN</strong> </span>– Sejarah baru dunia pesantren resmi tercipta! Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) I Tahun 2025 dibuka secara megah di Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Untuk pertama kalinya, ajang yang biasanya hanya berskala nasional ini naik kelas menjadi internasional dengan melibatkan delegasi dari sepuluh negara sahabat. Aula megah pesantren terbesar di Indonesia Timur itu bergemuruh penuh semangat, saat Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, memukul beduk sebagai tanda dimulainya MQKI.</p>
<p>Ratusan peserta, dewan hakim, ulama, pejabat pemerintah, hingga tokoh masyarakat larut dalam suasana penuh khidmat sekaligus meriah. Momentum ini pun langsung dicatat sebagai tonggak sejarah baru dunia pesantren Indonesia.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa MQKI bukan sekadar perlombaan membaca kitab kuning, melainkan diplomasi budaya pesantren untuk dunia.</p>
<p>“Pesantren adalah poros perdamaian. MQKI harus melahirkan generasi ilmuwan muslim yang bukan hanya piawai membaca kitab, tetapi juga memberi solusi atas tantangan zaman, menjaga perdamaian, dan melestarikan bumi,” tegasnya.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa perubahan iklim yang makin nyata adalah akibat perilaku manusia yang tidak selaras dengan alam. Karena itu, bahasa agama harus mengambil peran dengan konsep ekoteologi, yakni harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.</p>
<p>“Tema kita merawat bumi dan menebar damai sangat relevan dengan isu global saat ini. MQKI adalah pesan dunia bahwa Islam Indonesia tumbuh dengan dakwah yang ramah, penuh persaudaraan, dan menghormati budaya,” tambah Menag.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-7688" src="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011.jpg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011.jpg 1280w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Acara pembukaan semakin semarak dengan hadirnya berbagai tokoh penting. Sementara itu, dari Kemenag Maluku Utara, hadir Kakanwil H. Amar Manaf bersama Kabid Pendis H. Yamin Latief Tjokra serta pimpinan Kemenag kabupaten/kota. Dari tuan rumah, Wakil Ketua Pengurus As’adiyah, KH. Kamaluddin Abunawas, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>“Kami bangga As’adiyah menjadi saksi sejarah MQKI pertama. Selamat datang kepada seluruh kafilah dan delegasi sahabat dari luar negeri,” ucapnya.</p>
<p>Gubernur Sulawesi Selatan juga memberi sambutan penuh semangat. Ia menyinggung kebijakan pendidikan, mulai dari sekolah tanpa zonasi hingga kewajiban siswa SMA muslim membaca Al-Qur’an. Tak hanya itu, ia mendorong siswa menguasai bahasa Arab sebagai bekal memahami Al-Qur’an lebih mendalam.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung, Gubernur pun menyerahkan bantuan Rp5 miliar untuk Pemkab Wajo, sebagai wujud nyata dukungan pembangunan jalan dan pemberdayaan UMKM.</p>
<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam, H. Amien Suyitno, menegaskan MQKI tahun ini sangat istimewa karena tiga hal. Pertama, untuk kali pertama digelar di level internasional dengan melibatkan negara ASEAN. Kedua, seluruh proses berbasis digital, mulai dari seleksi, input nilai, hingga teks kitab. Ketiga, lokasi penyelenggaraan di Indonesia Timur, tepatnya di pesantren bersejarah As’adiyah Wajo.</p>
<p>“Ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya pusat keilmuan tradisional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi modern,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, menegaskan bahwa pesan Menag soal ekoteologi sangat relevan dengan kondisi global saat ini.</p>
<p>“Agama tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab menjaga bumi. MQKI ini harus menjadi awal langkah nyata menghidupkan kesadaran merawat lingkungan dan menebar perdamaian. Hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan harus terus dijaga,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan megahnya pembukaan MQKI 2025, Indonesia sekali lagi membuktikan diri sebagai pusat peradaban Islam moderat di mata dunia. Pesantren As’adiyah Wajo kini bukan hanya milik Sulsel, tapi telah menjadi bagian dari sejarah global. (rd)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/">Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 10/100 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 3/46 queries in 0.058 seconds using redis

Served from: halmaheranews.com @ 2025-10-11 20:06:19 by W3 Total Cache
-->