<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekoteologi Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<atom:link href="https://halmaheranews.com/tag/ekoteologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://halmaheranews.com/tag/ekoteologi/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2025 21:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2022/01/cropped-Logo-HN-Kotak-32x32.png</url>
	<title>Ekoteologi Arsip - Spirit Maluku Utara</title>
	<link>https://halmaheranews.com/tag/ekoteologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenag Malut Tanam 425 Pohon Wujudkan Spirit Ekoteologi di Hari Santri Nasional 2025</title>
		<link>https://halmaheranews.com/kemenag-malut-tanam-425-pohon-wujudkan-spirit-ekoteologi-di-hari-santri-nasional-2025/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/kemenag-malut-tanam-425-pohon-wujudkan-spirit-ekoteologi-di-hari-santri-nasional-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 21:09:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Amar Manaf]]></category>
		<category><![CDATA[Ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Santri Nasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman 425 pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Sofifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7766</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOFIFI, HN — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Kantor Wilayah Kementerian...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/kemenag-malut-tanam-425-pohon-wujudkan-spirit-ekoteologi-di-hari-santri-nasional-2025/">Kemenag Malut Tanam 425 Pohon Wujudkan Spirit Ekoteologi di Hari Santri Nasional 2025</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff9900;"><strong>SOFIFI, HN</strong></span> — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan penanaman 425 pohon di halaman kantor pada Senin (20/10/2025). Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus perwujudan nilai-nilai keagamaan dalam menjaga alam.</p>
<p>Kepala Kanwil Kemenag Malut, Amar Manaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag untuk mendukung gerakan ekoteologi yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI. Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama.</p>
<p>“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah ibadah sosial, bentuk syukur kita kepada Allah SWT, sekaligus langkah nyata menjaga bumi agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar Amar Manaf.</p>
<p>Ia menambahkan, konsep ekoteologi menekankan hubungan spiritual manusia dengan alam semesta. Dalam ajaran agama, menjaga kelestarian alam merupakan cerminan dari rasa tanggung jawab dan amanah sebagai khalifah di bumi.</p>
<p>Gerakan penanaman pohon ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Maluku Utara, mulai dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, KUA, madrasah, hingga pesantren dan rumah ibadah.</p>
<p>Kemenag Malut berharap kegiatan ini menjadi budaya berkelanjutan di lingkungan kerja dan pendidikan keagamaan, sehingga tercipta suasana yang hijau, bersih, dan sehat.</p>
<p>“Kami ingin menjadikan gerakan ini sebagai teladan bagi masyarakat bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh subur dan memberi manfaat bagi kehidupan,” tutupnya.</p>
<p>Melalui aksi tersebut, Kemenag Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kesadaran ekoteologi di kalangan ASN, pelajar madrasah, dan masyarakat luas, sebagai wujud harmoni antara iman, ilmu, dan lingkungan. (rd)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/kemenag-malut-tanam-425-pohon-wujudkan-spirit-ekoteologi-di-hari-santri-nasional-2025/">Kemenag Malut Tanam 425 Pohon Wujudkan Spirit Ekoteologi di Hari Santri Nasional 2025</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/kemenag-malut-tanam-425-pohon-wujudkan-spirit-ekoteologi-di-hari-santri-nasional-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Malut, Stafsus Menag Dorong Implementasi Ekoteologi dan Kurikulum Cinta</title>
		<link>https://halmaheranews.com/kunjungi-malut-stafsus-menag-dorong-implementasi-ekoteologi-dan-kurikulum-cinta/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/kunjungi-malut-stafsus-menag-dorong-implementasi-ekoteologi-dan-kurikulum-cinta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 12:51:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[Farid F. Saenong]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Moderasi beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7741</guid>

					<description><![CDATA[<p>TERNATE, HN – Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Farid F. Saenong, Ph.D, melakukan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/kunjungi-malut-stafsus-menag-dorong-implementasi-ekoteologi-dan-kurikulum-cinta/">Kunjungi Malut, Stafsus Menag Dorong Implementasi Ekoteologi dan Kurikulum Cinta</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff9900;"><strong>TERNATE, HN</strong></span> – Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Farid F. Saenong, Ph.D, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara, Senin (14/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia bertemu dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama se-Maluku Utara di Aula Asrama Haji Transit Ternate.</p>
<p>Dalam arahannya, Dr. Farid mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk menguatkan pemahaman keagamaan yang berwawasan cinta dan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam Asta Protas—delapan program prioritas reaksi cepat Menteri Agama—adalah penerapan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta di dunia pendidikan serta pelayanan keagamaan.</p>
<p>&gt; “Kurikulum Cinta bukan untuk menggantikan kurikulum yang sudah ada, melainkan menjadi ruh yang menjiwai seluruh mata pelajaran di madrasah dan perguruan tinggi keagamaan. Nilainya adalah kasih, kepedulian, dan kemanusiaan,” ujar Dr. Farid.</p>
<p>Ia menambahkan, konsep Ekoteologi perlu dipahami sebagai bentuk tanggung jawab moral umat beragama terhadap alam dan ciptaan Tuhan. Menurutnya, kesadaran ekologis harus tumbuh sebagai bagian dari praktik keagamaan sehari-hari.</p>
<p>“Manusia bukan penguasa, tetapi penjaga ciptaan Tuhan. Dari sini lahir keberagamaan yang membawa rahmat bagi seluruh alam,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa seluruh ASN Kemenag Malut telah mendapatkan penguatan moderasi beragama, dan kini mulai menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Cinta di berbagai satuan pendidikan.</p>
<p>“Kami sudah mengintegrasikan nilai cinta kasih, toleransi, dan cinta tanah air dalam proses belajar mengajar, sejalan dengan arahan Menteri Agama,” ungkap Amar.</p>
<p>Kunjungan Stafsus Menag ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam membangun pendidikan keagamaan yang berkarakter, moderat, dan berwawasan ekologis. (rd)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/kunjungi-malut-stafsus-menag-dorong-implementasi-ekoteologi-dan-kurikulum-cinta/">Kunjungi Malut, Stafsus Menag Dorong Implementasi Ekoteologi dan Kurikulum Cinta</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/kunjungi-malut-stafsus-menag-dorong-implementasi-ekoteologi-dan-kurikulum-cinta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menag Soroti Krisis Iklim dan Perang di Pembukaan MQK Internasional</title>
		<link>https://halmaheranews.com/menag-soroti-krisis-iklim-dan-perang-di-pembukaan-mqk-internasional/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/menag-soroti-krisis-iklim-dan-perang-di-pembukaan-mqk-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 13:35:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[MQK Internasional 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren As’adiyah Wajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7690</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAJO, HN – Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 resmi dibuka Menteri Agama (Menag) Prof....</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/menag-soroti-krisis-iklim-dan-perang-di-pembukaan-mqk-internasional/">Menag Soroti Krisis Iklim dan Perang di Pembukaan MQK Internasional</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>WAJO, HN</strong></span> – Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 resmi dibuka Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar di Pesantren As’adiyah, Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10). Untuk pertama kalinya, santri Indonesia bersaing dengan delegasi luar negeri dalam ajang baca kitab kuning bergengsi ini.</p>
<p>Dalam pidatonya, Menag menegaskan bahwa perubahan iklim dan konflik global sama-sama mengancam kehidupan manusia.</p>
<p>&gt; “Perang menelan 67 ribu korban jiwa per tahun, sementara perubahan iklim merenggut hingga empat juta jiwa per tahun. Ini ancaman nyata yang harus segera kita tangani,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Nasaruddin, agama memiliki peran penting menjaga keseimbangan alam. Ia bahkan menyebut konsep ekoteologi—kerja sama antara manusia, alam, dan Tuhan—sebagai solusi atas krisis lingkungan.</p>
<p>Menag menekankan MQK bukan sekadar perlombaan. Lebih dari itu, ia ingin pesantren tampil sebagai poros perdamaian sekaligus diplomasi budaya Islam Indonesia.<br />
“Islam Indonesia adalah Islam yang ramah, penuh persaudaraan, dan menghargai budaya,” ujarnya.</p>
<p>MQK Internasional perdana ini diikuti 798 santri semifinalis dari seluruh Indonesia dan 20 peserta dari tujuh negara ASEAN. Thailand dan Filipina turut hadir sebagai pengamat.</p>
<p>Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno menambahkan, MQK tahun ini membawa terobosan baru: digelar di level internasional, seluruh sistem berbasis digital, dan pertama kali berlangsung di kawasan timur Indonesia.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-7692" src="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/62893d3f4a.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/62893d3f4a.jpeg 1280w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/62893d3f4a-400x225.jpeg 400w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/62893d3f4a-768x432.jpeg 768w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/62893d3f4a-250x140.jpeg 250w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni Bugis-Makassar, orkestra tradisional, serta disaksikan ribuan masyarakat.</p>
<p>Menag menutup sambutan dengan harapan MQK bisa melahirkan kembali generasi ilmuwan muslim seperti masa keemasan Baghdad.<br />
“Santri bukan hanya harus mahir membaca kitab, tapi juga mampu menjawab tantangan zaman, menjaga perdamaian, dan melestarikan lingkungan,” pungkasnya.</p>
<p>Pembukaan dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, para pejabat Kemenag, hingga ulama lintas negara. Simbolis penanaman pohon menandai komitmen gerakan ekoteologi.</p>
<p>Selain perlombaan, MQK juga dirangkai dengan Expo Kemandirian Pesantren, Halaqah Internasional, hingga Night Inspiration bersama Veve Zukfikar, Raim Laode, Arda Naff, dan Budi Doremi. (rd)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/menag-soroti-krisis-iklim-dan-perang-di-pembukaan-mqk-internasional/">Menag Soroti Krisis Iklim dan Perang di Pembukaan MQK Internasional</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/menag-soroti-krisis-iklim-dan-perang-di-pembukaan-mqk-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</title>
		<link>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/</link>
					<comments>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 13:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Maluku Kie Raha]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Budaya Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[MQKI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren As’adiyah Wajo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halmaheranews.com/?p=7686</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAJO, HN – Sejarah baru dunia pesantren resmi tercipta! Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) I...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/">Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>WAJO, HN</strong> </span>– Sejarah baru dunia pesantren resmi tercipta! Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) I Tahun 2025 dibuka secara megah di Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Untuk pertama kalinya, ajang yang biasanya hanya berskala nasional ini naik kelas menjadi internasional dengan melibatkan delegasi dari sepuluh negara sahabat. Aula megah pesantren terbesar di Indonesia Timur itu bergemuruh penuh semangat, saat Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, memukul beduk sebagai tanda dimulainya MQKI.</p>
<p>Ratusan peserta, dewan hakim, ulama, pejabat pemerintah, hingga tokoh masyarakat larut dalam suasana penuh khidmat sekaligus meriah. Momentum ini pun langsung dicatat sebagai tonggak sejarah baru dunia pesantren Indonesia.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa MQKI bukan sekadar perlombaan membaca kitab kuning, melainkan diplomasi budaya pesantren untuk dunia.</p>
<p>“Pesantren adalah poros perdamaian. MQKI harus melahirkan generasi ilmuwan muslim yang bukan hanya piawai membaca kitab, tetapi juga memberi solusi atas tantangan zaman, menjaga perdamaian, dan melestarikan bumi,” tegasnya.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa perubahan iklim yang makin nyata adalah akibat perilaku manusia yang tidak selaras dengan alam. Karena itu, bahasa agama harus mengambil peran dengan konsep ekoteologi, yakni harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.</p>
<p>“Tema kita merawat bumi dan menebar damai sangat relevan dengan isu global saat ini. MQKI adalah pesan dunia bahwa Islam Indonesia tumbuh dengan dakwah yang ramah, penuh persaudaraan, dan menghormati budaya,” tambah Menag.<img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-7688" src="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011.jpg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011.jpg 1280w, https://halmaheranews.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251002-WA0011-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Acara pembukaan semakin semarak dengan hadirnya berbagai tokoh penting. Sementara itu, dari Kemenag Maluku Utara, hadir Kakanwil H. Amar Manaf bersama Kabid Pendis H. Yamin Latief Tjokra serta pimpinan Kemenag kabupaten/kota. Dari tuan rumah, Wakil Ketua Pengurus As’adiyah, KH. Kamaluddin Abunawas, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p>“Kami bangga As’adiyah menjadi saksi sejarah MQKI pertama. Selamat datang kepada seluruh kafilah dan delegasi sahabat dari luar negeri,” ucapnya.</p>
<p>Gubernur Sulawesi Selatan juga memberi sambutan penuh semangat. Ia menyinggung kebijakan pendidikan, mulai dari sekolah tanpa zonasi hingga kewajiban siswa SMA muslim membaca Al-Qur’an. Tak hanya itu, ia mendorong siswa menguasai bahasa Arab sebagai bekal memahami Al-Qur’an lebih mendalam.</p>
<p>Tak tanggung-tanggung, Gubernur pun menyerahkan bantuan Rp5 miliar untuk Pemkab Wajo, sebagai wujud nyata dukungan pembangunan jalan dan pemberdayaan UMKM.</p>
<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam, H. Amien Suyitno, menegaskan MQKI tahun ini sangat istimewa karena tiga hal. Pertama, untuk kali pertama digelar di level internasional dengan melibatkan negara ASEAN. Kedua, seluruh proses berbasis digital, mulai dari seleksi, input nilai, hingga teks kitab. Ketiga, lokasi penyelenggaraan di Indonesia Timur, tepatnya di pesantren bersejarah As’adiyah Wajo.</p>
<p>“Ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya pusat keilmuan tradisional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi modern,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, menegaskan bahwa pesan Menag soal ekoteologi sangat relevan dengan kondisi global saat ini.</p>
<p>“Agama tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab menjaga bumi. MQKI ini harus menjadi awal langkah nyata menghidupkan kesadaran merawat lingkungan dan menebar perdamaian. Hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan harus terus dijaga,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan megahnya pembukaan MQKI 2025, Indonesia sekali lagi membuktikan diri sebagai pusat peradaban Islam moderat di mata dunia. Pesantren As’adiyah Wajo kini bukan hanya milik Sulsel, tapi telah menjadi bagian dari sejarah global. (rd)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/">Sejarah Baru! MQKI Internasional Pertama Dibuka di Wajo, Menag Gaungkan Pesan Damai</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://halmaheranews.com">Spirit Maluku Utara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halmaheranews.com/sejarah-baru-mqki-internasional-pertama-dibuka-di-wajo-menag-gaungkan-pesan-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 10/171 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: halmaheranews.com @ 2025-11-06 04:01:04 by W3 Total Cache
-->