Tekan Inflasi dari Pekarangan, BI Malut Luncurkan Gerakan Rindang Berseri

Konsultan Pertanian KpBI Malut, Muhammad Wahid saat memberikan penyuluhan tentang manfaat limbah RT menjadi pupuk

TERNATE, HN – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku Utara meluncurkan Gerakan Rindang Berseri sebagai upaya mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam komoditas hortikultura, khususnya rica (cabai) dan kangkung. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu mengendalikan inflasi dari tingkat rumah tangga.

Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Ternate serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui gerakan ini, masyarakat diajak memanfaatkan lahan sempit, pekarangan, maupun pot di sekitar rumah agar menjadi sumber pangan produktif yang dapat memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menambah pendapatan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Fadhil Muhammad, mengatakan Gerakan Rindang Berseri lahir dari keprihatinan terhadap fluktuasi harga komoditas hortikultura, terutama cabai dan sayuran daun yang kerap menjadi penyumbang inflasi pangan.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan, pot, atau lahan kosong di rumah untuk menanam rica dan kangkung. Selain untuk konsumsi sendiri, hasilnya juga bisa dijual sehingga memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Fadhil saat peluncuran program di Aula Kantor Kecamatan Ternate Utara, Jumat (7/8).

Menurutnya, gerakan ini tidak hanya bertujuan menekan inflasi dengan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasar ketika harga komoditas melonjak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui penyediaan bahan pangan sehat, murah, dan berkelanjutan dari pekarangan rumah.
Selain itu, hasil panen yang berlebih juga dapat menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga sehingga memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

“Inflasi tidak hanya dikendalikan melalui kebijakan. Tetapi juga bisa dimulai dari dapur dan halaman rumah kita sendiri. Rindang Berseri adalah gerakan kecil dengan dampak besar,” katanya.

Sementara itu, Camat Ternate Utara, Sunarto M. Taher, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pertama peluncuran program tersebut.

“Ini merupakan wilayah pertama peluncuran Program Rindang Berseri. Atas nama pemerintah kecamatan, kami sangat mendukung upaya Bank Indonesia dalam memberdayakan masyarakat. Kami berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi keluarga,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta, didominasi ibu rumah tangga, tidak hanya memberikan edukasi mengenai pemanfaatan pekarangan, tetapi juga pelatihan mengolah sampah organik menjadi pupuk. Sebagai bentuk dukungan, setiap peserta menerima paket bantuan berupa bibit kangkung, rica, sawi, pupuk, serta polybag untuk memulai budidaya di rumah masing-masing. (yUn)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *