TERNATE, HN – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Maluku Utara di Aula DPW LDII, Sabtu (27/09/2025).
Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya transformasi dakwah seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, dakwah masa kini tidak bisa sepenuhnya disamakan dengan praktik dakwah di era Rasulullah, karena tantangan yang dihadapi umat Islam sudah berbeda.
“Dakwah adalah kewajiban setiap muslim. Ia bukan hanya ditujukan kepada masyarakat luas, tetapi juga untuk keluarga dan diri sendiri. Hidayah memang milik Allah, tetapi tidak akan turun tanpa adanya ikhtiar dakwah,” ujar H. Amar.
Lebih lanjut, Kakanwil menyoroti delapan program prioritas LDII yang dipaparkan oleh Ketua DPW LDII Malut, Nurhadi. Program tersebut meliputi kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, ketahanan pangan, kesehatan herbal, pemanfaatan teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Menurut H. Amar, program-program tersebut memiliki relevansi kuat dengan prioritas pemerintah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pangan. Ia berharap LDII dapat menjalankannya secara konsisten melalui sinergi dengan pemerintah dan organisasi keagamaan lainnya.
“Keberhasilan dakwah dan program sosial keumatan bergantung pada kolaborasi. Tanpa itu, capaian yang diharapkan sulit terwujud,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Kakanwil mengajak seluruh peserta Rakorwil menjadikan dakwah sebagai instrumen penguat persaudaraan dan penggerak kesejahteraan umat. “Islam tidak mengajarkan kita hidup individualis. Justru kita diajak saling menopang demi kemajuan bersama,” pungkasnya. (rd)





