TERNATE, HN – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate terpaksa menunda pelaksanaan wisuda yang sebelumnya dijadwalkan pada 11 September. Penundaan ini disebabkan kendala teknis terkait pengurusan nomor ijazah dan Pin Ijazah Nasional (PISN) pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Ternate, Adnan Mahmud, menjelaskan bahwa keputusan penundaan diambil untuk memastikan seluruh administrasi akademik terselesaikan sebelum ijazah diberikan.
“Rektor tidak ingin mahasiswa menghadapi persoalan administrasi setelah diwisuda. Karena itu, wisuda ditunda hingga seluruh data PISN tuntas,” ujarnya, Kamis (18/9).
Adnan menambahkan, saat ini masih terdapat empat data mahasiswa yang perlu diselesaikan. Ia optimistis masalah tersebut akan rampung dalam waktu dekat.
“Begitu PISN selesai, kami segera umumkan jadwal baru. Kami targetkan tetap terlaksana bulan ini,” tegasnya.
Tahun ini, IAIN Ternate meluluskan sebanyak 626 wisudawan dan wisudawati yang tersebar di empat fakultas dan program pascasarjana. Rinciannya, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 229 orang, Fakultas Syariah 77 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 202 orang, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah 63 orang, serta Program Pascasarjana 55 orang.
Jumlah tersebut terbagi dalam dua periode, yakni 130 mahasiswa periode ganjil dan 496 mahasiswa periode genap. Namun, sesuai kebijakan efisiensi anggaran, wisuda tahun ini digabung dalam satu pelaksanaan. (red)





