Muswil BP4, Kakanwil Tegaskan Keluarga Kuat Fondasi Negara Kokoh

TERNATE, HN – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Badan Penasehat, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Tahun 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Zam-Zam Asrama Haji Ternate pada Rabu (13/8/2025) ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Malut, H. Amar Manaf, didampingi Kepala Bimas Islam, H. Hasbullah Tahir.

Dalam sambutannya, Amar menegaskan bahwa BP4 memiliki peran strategis dalam memelihara nilai-nilai perkawinan dan keluarga, terutama di tengah tantangan perubahan zaman.

“Keluarga adalah bagian terkecil dari sebuah negara. Dari unit ini, terbentuklah nilai-nilai moral, agama, dan etika. Keluarga yang kuat dan harmonis menjadi fondasi bagi pembangunan bangsa yang kokoh,” ujar Amar.

Ia menambahkan, BP4 diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan keluarga, menekan angka perceraian, serta membina pasangan suami istri menuju keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. Amar juga meminta agar setelah Muswil ini selesai, segera dibentuk kepengurusan BP4 di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara untuk memperluas jangkauan pembinaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Umum BP4 Pusat, H. Anwar Saadi, yang memberikan arahan terkait pembentukan pengurus baru BP4 Maluku Utara. Dalam arahannya, Anwar menekankan pentingnya BP4 beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat Islam.

“BP4 harus dekat dengan generasi milenial dan responsif terhadap dinamika masyarakat. Jadilah pelopor layanan bimbingan perkawinan dan mediasi rumah tangga yang profesional dan humanis,” pesan Anwar.

Muswil ini diikuti oleh para penghulu, tokoh agama, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Muslimat NU, pengurus BP4 sebelumnya, serta pejabat fungsional Kemenag.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Muswil juga menjadi momentum merumuskan program kerja strategis, memperkuat koordinasi antar-pengurus, dan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam pembinaan keluarga di Maluku Utara. (Red)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *