HalmaheraNews – Sebanyak 275 petugas haji dari Embarkasi Makassar mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Terintegrasi sebagai persiapan menghadapi musim haji 1446 H/2025 M. Kegiatan ini dimulai pada Kamis (13/3/2025) dan akan berlangsung selama tujuh hari hingga 19 Maret 2025.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, yang membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya komitmen dan dedikasi dalam melayani jemaah haji. Ia mengingatkan para petugas untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak menghindar dari tugas yang diberikan.
“Jangan setengah hati dalam melayani jemaah. Dibutuhkan pengorbanan tenaga dan pikiran agar jemaah dapat menunaikan ibadah dengan nyaman dan meraih predikat haji mabrur,” ujarnya.
Ketua panitia kegiatan, H. Ikbal Ismail, menjelaskan bahwa bimtek ini diikuti oleh 81 peserta dari delapan provinsi yang tergabung dalam Embarkasi Makassar. Provinsi tersebut meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
“Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi, yakni bimbingan teknis tugas dan fungsi bagi ketua serta pembimbing ibadah kloter, serta bimbingan teknis terintegrasi bagi Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Kloter, Tenaga Kesehatan, Petugas Haji Daerah, dan Pembimbing KBIHU,” jelasnya.
Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Makassar akan memberangkatkan 41 kelompok terbang (kloter), dengan total petugas haji yang terdiri dari 40 ketua kloter, 41 pembimbing ibadah haji, 41 tenaga kesehatan, 123 petugas haji daerah, dan 30 pembimbing ibadah dari KBIHU.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, berharap para petugas haji yang berasal dari Maluku Utara dapat meningkatkan kesiapan mereka setelah mengikuti bimtek ini.
“Dengan pelayanan yang profesional dan penuh dedikasi, jemaah haji diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan meraih predikat haji mabrur,” kata H. Amar Manaf.
Kabid PHU Kanwil Kemenag Maluku Utara, Samsuddin Fatahuddin, menambahkan bahwa tahun ini sebanyak 13 petugas haji dari Maluku Utara ikut serta dalam bimtek. Mereka terdiri dari tiga ketua kloter, tiga pembimbing ibadah kloter, dan tujuh petugas haji daerah (TPHD).
Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh petugas haji dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga pelayanan kepada jemaah haji dapat berjalan optimal. (*)





