Polda Maluku Utara Paparkan Capaian Kinerja 2024

HalmaheraNews – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menggelar rilis akhir tahun 2024 di salah satu restoran di Kota Ternate, Senin (30/12). Acara ini dihadiri oleh Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Midi Siswoko, didampingi Wakapolda dan Kabid Humas, serta puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah tersebut.

Dalam paparannya, Kapolda menyampaikan sejumlah capaian kinerja yang berhasil diraih sepanjang tahun 2024, mulai dari pengamanan Pemilu dan Pilkada, peningkatan sumber daya manusia, hingga penegakan hukum di berbagai sektor.

Pengamanan Pemilu dan Pilkada
Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi fokus utama Polda Maluku Utara. Rangkaian pengamanan dimulai dari pelantikan Presiden, DPR RI, DPD RI, hingga DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.

Untuk mendukung pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polda Malut mengerahkan 926 personel, dibantu 340 personel Brimob dan 54 personel Dit Samapta. Selain itu, 1.829 personel TNI Korem juga dilibatkan dalam pengamanan tersebut.

Dari sisi pembinaan, jumlah personel Polda Malut tercatat mengalami peningkatan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2023, jumlah personel mencapai 6.274 orang, dan pada 2024 bertambah menjadi 6.966 orang.

Meski demikian, Kapolda mengakui bahwa jumlah tersebut masih belum ideal. Berdasarkan Daftar Susunan Personel (DSP), Polda Malut seharusnya memiliki 13.698 personel. Artinya, masih terdapat kekurangan sebanyak 6.274 personel atau sekitar 49 persen dari kebutuhan ideal.

Dalam bidang penegakan hukum, Kapolda melaporkan adanya penurunan jumlah kasus yang ditangani sepanjang tahun ini. Kasus tindak pidana umum (Reskrimum) tercatat sebanyak 1.556 kasus, turun 8,8 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 1.707 kasus.

Kasus tindak pidana khusus (Reskrimsus) juga mengalami penurunan sebesar 16 persen, dari 170 kasus pada 2023 menjadi 142 kasus di tahun ini.

Kasus Narkotika dan Kejahatan Perairan
Di bidang narkotika, Kapolda mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba masih didominasi kelompok usia 20–29 tahun. Dari total tersangka yang diamankan, 71 orang atau 49 persen berasal dari kelompok usia tersebut.

Sementara itu, Direktorat Polairud mencatat penurunan kasus kejahatan di wilayah perairan sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolda menilai hasil ini sebagai dampak positif dari patroli rutin dan sosialisasi yang terus dilakukan kepada masyarakat pesisir.

Kapolda Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras sepanjang tahun ini, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024.

Acara rilis akhir tahun ini dihadiri sekitar 36 jurnalis serta sejumlah pejabat utama Polda Malut. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan makan siang. Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan menjaga situasi keamanan yang kondusif di tahun-tahun mendatang. (yUn)

 

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *