HalmaheraNews — Sherly Tjoanda menyampaikan alasan kuat di balik keputusannya untuk maju sebagai calon gubernur Maluku Utara, menggantikan suaminya yang telah meninggal, Benny Laos. Dalam konferensi pers yang diadakan di Bela Hotel, Ternate, Sherly menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya untuk memenuhi keinginan pribadi, tetapi sebagai upaya untuk melanjutkan perjuangan demi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
“Keputusan ini saya ambil bukan semata-mata untuk saya sendiri, melainkan untuk ratusan ribu warga Maluku Utara yang mengharapkan kehidupan yang lebih baik,” ujar Sherly. Ia menambahkan bahwa banyaknya dukungan yang diterima dari masyarakat dan delapan partai pengusung Benny-Sarbin semakin memperkuat niatnya untuk melanjutkan visi suaminya.
Sherly menjelaskan bahwa setelah tragedi yang menimpa suaminya dalam kecelakaan speedboat, ada dorongan kuat dari berbagai kalangan untuk meneruskan perjuangan Benny Laos. “Saya merasa ini adalah panggilan untuk melanjutkan apa yang telah dia mulai. Kami semua tahu apa yang diinginkan oleh Pak Benny untuk masyarakat,” jelasnya.
Walaupun sedang dalam proses pemulihan dari luka bakar akibat kejadian tragis tersebut, Sherly bertekad untuk tetap melangkah maju. Ia berharap untuk dapat menjangkau semua lapisan masyarakat dan mendengar langsung aspirasi mereka. “Meskipun kondisi saya saat ini terbatas, semangat untuk melanjutkan perjuangan demi rakyat akan terus membara,” tegasnya. (Red)








