HalmaheraNews — Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 14 korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara. Banjir bandang ini terjadi pada Minggu dini hari, 25 Agustus 2024, sekitar pukul 04.20 WIT.
Menurut laporan terbaru, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai sekitar 20 orang. Selain itu, banjir bandang ini juga menyebabkan kerusakan berat pada 25 rumah dan satu tempat ibadah, dengan lima rumah di antaranya hilang tertimbun lumpur.
Kapolsek Ternate Pulau, IPDA Iwan Mole, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini telah ditemukan 14 korban meninggal dunia. “Empat belas korban yang telah ditemukan sudah dievakuasi, sementara pencarian untuk korban lainnya akan dilanjutkan pada Senin besok pukul 07:00 WIT,” terangnya di lokasi kejadian.
Identifikasi terhadap korban yang ditemukan terus dilakukan. Hingga saat ini, 12 korban telah berhasil diidentifikasi.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pasukan Brimob Polda Maluku Utara, Basarnas, dan BNPB Ternate terus berupaya mencari korban yang masih hilang. Pencarian ini dilakukan hingga malam hari, dengan harapan dapat menemukan lebih banyak korban yang mungkin masih tertimbun.
Berikut adalah daftar korban yang meninggal dunia :
1. Rohman Djais (30-40 tahun), laki-laki
2. Gilang Amir (4-5 tahun), laki-laki
3. Dirga Amir, laki-laki
4. Tarisa Cahya Ramadan (20 tahun), perempuan, mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah IAIN Ternate
5. Ila Abas, perempuan
6. Minanti Musa, perempuan
7. Hasim M Dengan, laki-laki
8. Riyadi Rismon, laki-laki
9. Wan Gura, laki-laki, Kepala KUA Jailolo Selatan
10. Amir Tayib (50 tahun), laki-laki
11. Dilan Amir (5 tahun), laki-laki
12. Asifa (10 tahun), perempuan
(Red)








