HALMAHERAnews – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara mengusulkan pembangunan pasar modern. Ini berkaitan dengan rencana percepatan pembangunan Ibukota Sofifi pada akhir tahun ini.
Kepala Dinas Perindag Malut, Yudithya Wahab saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (29/08) menjelaskan, pihaknya meminta lahan seluas 5 hektar.
“Ya kita sudah usulkan sebenarnya sejak dua tahun lalu, kita terkendala pada pembebasan lahan untuk kawasan pusat perdagangan terintegrasi. Nah, kita berharap tahun ini karena tim appraisal juga sudah turun yang dikoordinir Dinas Perkim bersama Perindag jadi kita berharap pembebasan lahan 5 hektar itu bisa terwujud”, terangnya.
Yudhi juga katakan, lahan seluas 5 hektar itu akan dibangun Pasar Modern.
“Kita harap pemenuhan jangka pendek 5 tahun kedepan ini lahan sudah bisa tersedia. Kajian kita soal lingkungan untuk pasar modernnya, feasibility study, master plannya juga sudah siap tinggal pembebasan lahan, dan anggaran untuk pembangunan fisik sudah siap ditahun ini untuk kita action“, ujar Yudhi lagi.
Pasar modern nanti akan terintegrasi dengan rusun untuk menjawab tantangan tingginya harga lahan di daerah Sofifi, kata Yudhi.
Anggaran pembangunan pasar modern Kota sofifi sendiri kata Yudhi jumlahnya belum diketahui karena menjadi ranahnya Dinas Perkim. Sementara untuk lokasi pasar modern sendiri di sekitar wilayah Oba, ujarnya. (yUn)







