Peletakkan Batu Pertama PTIQ Malut Oleh Gubernur, September 2022 Periode Angkatan Pertama dimulai

Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba didampingi Pj.Bupati Morotai dan Kakanwil Kemenag Malut Usai Peletakkan Batu Pertama Pembangunan PTIQ Maluku Utara

HALMAHERAnews – Peletakkan batu pertama pembangunan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Maluku Utara yang dilaksanakan Minggu, (12/06) di lingkungan Masjij Raya Shaful Khairaat Sofifi dilakukan secara resmi Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba dan dihadiri Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar, MA,  Ketua Yayasan Darul Ulum Malut, SKPD, Forkompinda serta jamaah Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ustad Junaedi MT, yang diikuti pembacaan Doa.

Pada sambutan Gubernur, dijelaskanperihal kerjasama pemerintah Maluku Utara dengan PTIQ Jakarta.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menikmati pertemuan di Sofifi ini dalam rangka peletakkan batu pertama yang merupakan cita-cita kita bersama, yakni pembangunan PTIQ di Malut. Mudah-mudahan dua tahun kedepan sudah bisa berdiri walaupun belum semuanya, dan september mendatang warga Malut sudah bisa mendaftar untuk periode angkatan pertama. ” ungkap Gubernur.

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan PTIQ Maluku Utara Oleh Gubernur AGK

Sementara itu, Prof. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta yang juga merupakan Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta mengatakan, PTIQ memiliki para tenaga didik dosen yang memiliki kredibilitas dan kompetable.

“Para dosen memiliki latar belakang pendidikan yang kredible, handal berkompeten dibidangnya, jangan ragu warga Malut yang ingin anaknya masuk perguruan tinggi disini karena kita sudah punya basic program yang berkualitas.

PTIQ sudah banyak memiliki alumni yang tersebar di wilayah Indonesia, dan kita memang punya misi mencetak generasi hafidz qur’an dan calon ulama”, ujarnya.

PTIQ ini juga sudah memiliki beberapa program studi yang terakreditasi A seperti Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Qur’an dan Hafidz. PTIQ juga memiliki tenaga doktor yang siap mengabdikan diri dan ilmunya di Sofifi.

Gubernur AGK Melakukan Pelaksanaan Peletakkan Batu Pertama Pembangunan PTIQ Malut

Peletakkan batu pertama pembangunan TPIQ di Sofifi ini dibangun diatas lahan bersertifikat seluas 2,9 Ha. Bangunan berlantai 3 dengan kapasitas ruang belajar (kuliah) terbagi atas 3 kelompok yang designnya berupa teater yang mampu menampung 200 orang, dengan keseluruhan kapasitas 600 orang.

Fasilitas yang didesign oleh arsitek lokal memiliki 9 ruangan dengan 2 lift untuk mencapai puncak ruang auditorium. Sementara bagian kanopinya diambil bentuknya berupa Al-Qur’an terbuka dan vocal point yang dirincikan dalam konsep arsitek adalah menara bangunan paling tinggi yang dapat terlihat dari segala penjuru.

Usai melakukan peletakkan batu pertama secara simbolis yang dimulai oleh gubernur bersama dengan profesor Nasaruddin, Gubernur AGK juga meminta kepada SKPD yang hadir agar bisa ikut menyumbangkan material pembangunan PTIQ ini.

Hadir pada kesempatan tersebut juga Pj. Bupati Morotai, M. Umar Ali, Kakanwil Kemenag Malut, Ketua Partai Gerindra dan sejumlah tokoh masyarakat. (yUn)

">

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *