Citizen reporter :
Irfan Karim melaporkan dari Halmahera selatan
[Halmaheranews 28-3-11]. Sedikitnya 200 orang pegawai eselon II, III, dan IV di lingkup Pemda Halmahera Selatan akan mengikuti tes kompetensi akademik yang dimulai pada pukul 08.30 wit – selesai di aula serba guna kantor Bupati Halmahera Selatan pagi ini. Test potensi akademik itu sendiri merupakan rangkaian dari 3 tahapan tes yang harus diikuti. Dalam tes kompentesi akademik, materi yang diuji meliputi pengetahuan umum, kemampuan manajerial, serta pengetahuan agama.
Sebelumnya pada tanggal pada 21 hingga 23 Maret yang lalu, telah dilakukan test kesehatan yang bertempat di RSUD Labuha. test kesehatan yang dilakukan adalah medical check-up secara umum, termasuk tes urine untuk mengetahui ada tidaknya zat adiktif (narkoba) pada calon pejabat tersebut.
Ketiga tahapan test ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera selatan, sebagai syarat mutlak bagi pegawai eselon II, III, dan IV untuk menjadi pejabat pada SKPD di kabupaten Halmahera Selatan. Kebijakan ini merupakan terobosan baru dan yang pertama kali dilakukan di tingkat kabupaten/kota dalam wilayah provinsi Maluku Utara.
Menurut pihak Pemkab Halsel, bagi mereka yang lalai atau tidak mengikuti salah satu dari tahapan tersebut secara otomatis gugur sebagai calon pejabat di lingkup Pemda Halsel. Test ini juga sekaligus untuk menguji keseriusan, loyalitas, integritas, serta kemampuan dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat daerah.
Rencananya tahapan test selanjutnya adalah tes wawancara yang akan dilaksanakan 29 Maret besok. Tes wawancara (interview) bertujuan untuk lebih mengetahui sejauh mana komitmen dan loyalitas para calon pejabat tersebut.




