Donasi Untuk Azkiya Terus Mengalir

Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

Puluhan anggota Pramuka di Tidore bersama kota Peduli Kasih untuk Azkiyah menyiapkan diri menggalang bantuan (Foto : Humas Tikep)

[halmaheranews-TIDORE-18/1/2012] Rasa empati yang tinggi terhadap sakit yang diderita Azkiyatul Fikra, Siwa MTs. Negeri Lola, Kecamatan Oba  Tengah, Kota Tidore  Kepulauan, yang saat ini dirawat di RSUP Fatmawati, Cilandak, Jakarta, hingga Rabu (18/1) kemarin terus mengalir dari berbagai pihak.

Kali ini datang dari Kepala Badan Inspektorat Daerah Kota Tidore Kepulauan, H. Abubakar Husain, S.IP bersama karyawan/karyawati Inspektorat dengan memberikan sumbangan uang tunai sebesar Rp. 5 juta dan disalurkan melalui Bagian Humas dan Protokoler Setda Kota Tidore Kepulauan dan diterima langsung Kabag Humas dan Protokoler H. Abbas Mahmud, Rabu (18/1) pagi. Bantuan untuk Azkiyatul juga datang dari Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan, Hamid Abdullah, yang juga disalurkan melalui Bagian Humas dan Protokoler.

Kepala Inspektorat Daerah, Abubakar Husain, di sela-sela penyerahan bantuan didampingi Bendahara Inspektorat, Ny. Musnah Hamzah, mengharapkan bantuan dapat membantu sekaligus meringankan beban orang tua Azkiyatul. Menurut Abubakar, bantuan tersebut berasal dari sumbangan sukarela keluarga besar Inspektorat Daerah “Kami keluarga besar Inspektorat Daerah Kota Tidore Kepulauan juga turut berdoa, semoga Azkiyatul Fikra cepat sembuh dan kembali bersekolah seperti biasa,” terang Abubakar.

Hal senada dikemukakan Kabag Pemerintahan, Hamid Abdullah. Dia menolak menyebut jumlah bantuan yang diberikan untuk Azkiyatul. “Ini bantuan pribadi saja, jumlahnya tidak seberapa semoga dapat membantu. Selain dari saya, para pegawai di Bagian Pemerintahan juga memberikan sumbangan secara pribadi yang disalurkan melalui Kwarcab Pramuka Kota Tidore,” kata Hamid.

Kabag Humas dan Protokoler, H. Abbas Mahmud, usai menerima bantuan tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan terhadap Azkiyatul dan berjanji akan menruskan bantuan uang tersebut ke rekening orang tua Azkiyatul. “Terima kasih banyak atas empatinya, dan kami dari Bagian Humas dan Protokoler pada hari ini juga (kemarin, red) akan meneruskan bantuan ini ke rekaning orang tua Azkiyah,” kata Abbas.

Sementara itu, aksi simpati terhadap Azkiyatul juga digalakan keluarga besar Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Tidore Kepulauan, puluhan orang berpakaian pramuka lengkap, kemarin melakukan pengumpulan dana bagi Azkiyatutl di Kantor Walikota Tidore, Dinas, Badan dan Kantor serta kepada masyarakat umum. Aksi  anggota pramuka ini mendapat dukungan penuh dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Para pegawai terlihat ikut memberikan sumbangan uang melalui kotak Peduli Kasih untuk Azkiyah yang dibawa anggota pramuka tersebut.

Azkiyah Menderita Tomor Ganas

Sebelumnya dalam sebuah laporan melalui media jejaring sosial facebook, salah seorang aktivis Maluku Utara di Jakarta Moehdar Adam menulis tentang Azkiyahtul Fikrah seorang remaja puteri yang saat ini terbaring di RSUP Fatmawati, Cilandak Jakarta Selatan.

Gadis remaja ini menderita Tumor ganas. Setelah menjalani bedah kedua pada kamis 11 Januari 2012, hingga saat Azkiyahtul Fikrah atau akrab disapa Kiyah ini belum siuman. Kiyah, adalah siswa kelas 2 SMP di desa Lola, sebuah desa di kecamatan Tidore Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Berasal dari keluarga yang sederhana, tetapi itu tidak membuat kedua orang tua kiyah menyerah untuk menyembuhkan penyakit anaknya.

Bermodalkan harapan untuk melihatnya mereka bisa sembuh, saat ini kedua orang tua kita dan adiknya terpaksa harus tinggal di Jakarta untuk proses pengobatan dan penyembuhan kiyah yang masih belum pasti kapan selesainya. Kiyah telah menjalani proses bedah kedua, hingga saat ini belum siuman. Sebelumnya bedah pertama telah dilakukan pada tanggal 4 Januari 2012.
Sebelum dirawat di RSUP Fatmawati, kiyah dirujuk oleh RSUD Kota Kota Tidore Kepulauan ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Berdasarkan Bukti Tindakan Laboratorium dan Klinik RSUP Kandou Manado. Dari hasil diagnosa Dokter Melke J. Tumboimbela. Sp. S, Dr. kiyah menderita Sol Intrakramia dengan Hidrosefalkus.
Beban berat saat ini dipikul oleh kedua orang tua kiyah adalah biaya tindakan medis (bedah), biaya obat-obatan dan peralatan bedah dan biaya lain. Walau sebagai peserta ASKES, tapi itu tak banyak membantu. Hasil diskusi kami dengan kedua orang tua kiyah, mereka memperkirakan total biaya untuk dua kali porses pembedahan mendekati 50 juta rupiah, dan dipastikan jumlah itu bertambah, jika porses penyembuhan kiyah lebih lama lagi.
Azkiyahtul Fikrah, siswa kelas dua SMP yang hingga saat ini masih terbaring. Kiyah dan keluarganya mebutuhkan uluran tangan kita. Kepada adik-adik SD, SMP, SMA atau sekolah-sekolah di kota Tidore, bersama ini kami mengajak anda sekalian agar Bersolidaritas untuk meringankan beban kiyah dan keluarganya, mari bersama membantu meringankan beban kiyah dengan harapan dia bisa kembali ke sekolah seperti sedia kala. Mari bersama menyumbang untuk mermbantu biaya peyembuhan Azkiyahtul Fikrah.((end).

">

Respon (3)

  1. Kepada yang terhormat Admin halmaheranews.com. sepertinya ada kesalahan penulisan/editing pada berita “Donasi Untuk Azkiya Terus Mengalir”

    1. pada judul nama Azkiyahtul Fikrah ditulis Azkiya(h)
    2. posting berita di jejaring sosial dilakukan oleh (Mohdar Soleman) yang seharusnya ditulis oleh akun FB (moehdar jho’e)

    demikian sebagai koreksi, terimalasih.

  2. Thanks to edited, bravo halmaheranews.com.
    Salute, untuk respon editing/penulisan/redaksional, tak lebih dari dua menit. hormat saya untuk admin.
    salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *