Citizen reporter : Delfi Merdeka melaporkan dari Ternate

[halmaheranews-TERNATE-14/12/11] Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyarankan pemerintah kota Ternate untuk merelokasi warga yang bermukim di zona bahaya dampak letusan gunung Gamalama. Hal tersebut disampaikan A. Rosgandika Mulyana, perekayasa PVMBG dalam rapat evaluasi penanggulangan bencana gunung Gamalama di kantor walikota Ternate.
Menurut Rosgandika, gunung Gamalama masih menyimpan bahaya banjir lahar dingin yang akan menerjang pemukiman warga bila curah hujan kembali meningkat, sebab endapan lumpur vulkanik Gamalama masih banyak dan akan mengalir bersama aliran air hujan.
“Banyak pemukiman warga dibangun diatas jalur keluarnya lahar dingin, ini sangat berbahaya, kami menyarankan untuk dilakukan relokasi di wilayah itu” Jelas Rosgandika.
Sementara itu terkait saran untuk relokasi warga di daerah rawan bencana, Wakil Walikota Ternate Arifin Djafar menyebutkan pemerintah kota Ternate sedang mengevaluasi pemukiman-pemukiman warga yang berada dalam zona bahaya. Menurut Arifin pemerintah kota telah melarang pembangunan rumah-rumah di wilayah tersebut, namun tidak diindahkan oleh warga.
Saat ini langkah jangka pendek yang sedang dilakukan pemerintah kota Ternate adalah berupaya mengeruk sungai yang dipenuhi endapan lahar dingin serta membuat bronjong untuk mengantisipasi luapan banjir lahar dingin ke pemukiman warga. Sementara untuk jangka panjang akan dievaluasi kembali model penataan kota yang sesuai dengan kondisi wilayah Ternate sebagai daerah rawan letusan gunung berapi.
Dalam bencana letusan gunung Gamalama sejak tanggal 5 Desember 2011 lalu tim penanggulangan bencana di Ternate menetapkan dua wilayah yang masuk dalam zona bahaya letusan Gamalama, yaitu kelurahan Tubo dan Akehuda di kecamatan Ternate Utara dan Keluarahan Loto dan Togafo di kecamatan Pulau Ternate. Wilayah ini dinyatakan berbahaya karena merupakan jalur banjir lahar dingin. Saat ini tercatat 2.325 warga dari dua wilayah ini yang masih diungsikan ke enam titik pengungsian di kota Ternate.(End).




