Temu Nasional Mahasiswa Tidore Se-Indonesia

Citizen reporter : Om Gogo melaporkan dari Tidore

Pembukaan Temu Forum Mahasiswa Kota Tidore Kepulauan (FOMATIKA) Jakarta , Senin (5/9) menggelar Temu Nasional Mahasiswa Tidore se Indonesia dan Seminar bertema Tidore Kini Sebuah Keberlanjutan Sejarah atau Tidore yang Baru.(Foto : Om Gogo)

[halmaheranews-TIDORE-05/09/2011] Forum Mahasiswa Kota Tidore Kepulauan (FOMATIKA) Jakarta , Senin (5/9) menggelar Temu Nasional Mahasiswa Tidore se Indonesia dan Seminar bertema Tidore Kini Sebuah Keberlanjutan Sejarah atau Tidore yang Baru.

Hadir sebagai narasumber sekaligus mengikuti acara pembukaan kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (7/9) tersebut, Kasubdit Pemberdayaan Sumberdaya Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Aris Kabul Pranoto, Antropolog Universitas Indonesia Drs. Rizal Kapita, Budayawan Puttu Wijaya dan pakar Hukum Tata Negara DR. Margarito Kamis. Narasumber lainnya yang juga hadir memberikan materi yaitu Pengamat Politik LSI Muchajir Aslammy Muhammad, Deputi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Ade Adam Noch serta sejumlah narasumber lainnya di Maluku Urara

Wakil Walikota Tidore Kepulauan Drs. Hamid Muhammad, dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah merespon baik kegiatan Temu Nasional Mahasiswa Tidore se Indonesia dan berharap kepada para narsumber dan peserta seminar agar memperkuat dan mempertajam kembali wacana percepatan pembangunan termasuk pertumbuhan ekonomi Kota Tidore Kepulauan di masa yang akan datang. Hamid juga menjelaskan dalam posisinya yang strategis, Kota Tidore Kepulauan membutuhkan keterpaduan program, konsep, langkah dan kebijakan guna mensinergikan peran masyarakat secara intensif beserta komponen strategis lainnya dalam pembangunan.

Kasubdit Pemberdayaan Sumberdaya Kelautan Kemerterian Kelautan dan Perikanan RI , Ir. Aris Kabul Pranoto, M.Si, mengatakan bahwa pembangunan suatu daerah bukan hanya memperhatikan bentuk fisik wilayah namun juga harus memperhatikan keseimbangan adat istiadat masyarakat setempat. “oleh karena itu penting bagi pemerintah untuk mendukung kelestarian budaya masyarakat dalam pembangunan,” terang Aris.

Sultan Tidore yang diwakili Bobato Ahli Kesultanan Tidore, Bakri Dano Ali, mengharapkan agar seminar tersebut dapat melahirkan ide dan gagasan yang cemerlang serta memberikan solusi bagi permasalahan pembangunan di Kota Tidore Kepulauan.

Ketua Fomatika Jakarta, Anshar Muhammad, dalam laporannya menjelaskan bahwa Kegiatan Temu Nasional Mahasiswa Tidore se Indonesia ini merupakan suatu bentuk silaturrahim antar mahasiswa yang berlatar belakang disiplin ilmu yang berbeda-beda dan diharapkan dengan terselenggaranya seminar terbuka mampu menyentuh akar persoalan mendasar pembangunan di Kota Tidore Kepulauan maupun Maluku Utara pada umumnya. Acara pembukaan Temu Nasional ini dimeriahkan dengan persembahan seni dan tarian yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMPN 1 Tidore.(end)

">

Respon (2)

  1. Foya!! PEMDA respon tara bagus, tolong jang tulis berita foyafoya k plis, dapa bayar barapa kong?

  2. Para pembaca halmaheranews.com budiman,
    Perlu diketahui media kami ini adalah media independen dengan format citizen journalism, atau dalam bahasa sederhananya “berita dari warga untuk warga”. [baca rubrik tentang kami di halmaheranews.com]. Kami menerima kiriman tulisan dari siapa saja, dengan tema yang tentunya berhubungan dengan daerah Maluku Utara. Tulisan-tulisan itu akan kami muat selama informasinya bisa diperatnggung jawabkan.
    Berita diatas adalah press release resmi yang dikirim humas pemkot Tidore kepada kami. Halmaheranews.com memuatnya tanpa bayaran sepeserpun. Sama halnya ketika kami memuat pernyataan sikap teman-teman di FORMATIKA Jakarta yang “menyerang” pemkot Tikep dan Pemprov Malut terkait kisruh pemekaran Sofifi, juga tanpa meminta bayaran sepeserpun dari teman teman-teman.
    Bila teman-teman merasa keberatan dengan release yang dikirim oleh pemkot Tidore Kepulauan terkait kegiatan Temu Nasional Mahasiswa Tidore Se-Indonesia seperti yang dimuat diatas, silahkan mengirim press releasenya secara resmi atas nama lembaga yang bersangkutan sebagai bantahan atas berita diatas, tentu kami akan memuatnya dengan senang hati…..

    Salam halmahera…:)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *