Citizen reporter : Irfan Karim melaporkan dari Bacan

[halamaheranews-LABUHA-16/6/2011] Gelombang tinggi yang menghantam pantai Labuha dan sekitarnya sejak tiga hari yang lalu sampai hari ini (Kamis, 16/06) belum meperlihatkan tanda-tanda akan surut, bahkan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Menurut informasi dari BMKG Ternate, gelombang tinggi ini mencapai 4 meter, sebagaimana dilansir salah satu media, kemarin (14/06). Perairan Pantai Labuha yang sebelumnya tampak tenang karena dikelilingi oleh pulau-pulau tidak seperti biasanya, hantaman gelombang tinggi mengakibatkan hempasan ombak membasahi warung-warung tenda milik warga Bacan yang berjualan di tepi pantai.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat ini juga mempengaruhi kunjungan warga yang biasanya ramai mendatangi pantai Labuha untuk melihat panorama matahari terbenam. Sambil menikmati sajian khas, seperti kopi, ‘aer guraka’, pisang goreng, dan ‘kamplang’. Menurunnya jumlah pengunjung juga mempengaruhi pendapatan para penjual, yang baru memulai usahanya beberapa bulan disepanjang tepi pantai.
Pantai Labuha yang oleh masyarakat lokal menyebutnya dengan Swering Labuha merupakan tempat favorit yang paling sering dikunjungi, karena selain indah untuk melihat panorama pantai dan menikmati sajian khas tadi, juga karena letaknya yang berada tepat di tengah-tengah pusat kota Bacan sehingga mudah dijangkau.(end)




